Manchester City Terancam Nggak Boleh Ikut Liga Champions

Dianggap melanggar aturan pengawasan keuangan EUFA, Manchester City terancam sanksi nggak boleh ikut Liga Champions tahun depan.

Manchester City Terancam Nggak Boleh Ikut Liga Champions
Penggemar Manchester City. (Reuters/Phil Noble)

Inibaru.id – Setelah menjuarai Liga Primer Inggris selama dua musim berturut-turut, Manchester City menargetkan kejayaan di Liga Champions Eropa musim depan. Namun, ambisi ini bisa terganjal karena ada kemungkinan mereka justru dilarang tampil di ajang ini.

Laman BBC, Selasa (14/5/2019) menulis, City dianggap nggak kooperatif dengan penyidik UEFA soal laporan keuangan. Mereka pun terancam terkena larangan tampil satu musim di Liga Champions karena dianggap telah melanggar aturan pengawasan keuangan.

Namun, City mengaku sudah memberikan laporan keuangan kepada para penyelidik keuangan UEFA. Mereka juga yakin nggak melanggar satu pun aturan pengawasan keuangan yang telah ditetapkan badan sepak bola tertinggi Eropa dalam beberapa tahun terakhir ini.

Desember 2018 lalu, Associated Press pernah mengeluarkan berita yang menyebut UEFA sedang melakukan penyelidikan pada Manchester City karena menganggap tim milik Sheikh Mansour ini memanipulasi laporan keuangannya. Laporan itu kemudian dibantah pihak klub yang menyebut tuduhan ini sebagai kebohongan dan telah memberikan bukti komprehensif untuk menyangkalnya ke UEFA.

City juga menyebut sistem pembukuan keuangannya telah sesuai dengan aturan dan hukum yang berlaku.

Jika sampai Manchester City mendapatkan hukuman larangan nggak boleh tampil di Liga Champions musim depan, maka wakil Inggris di kompetisi Eropa akan mengalami perubahan. Namun, hal ini juga bergantung pada hasil pertandingan Final Liga Eropa antara Chelsea dan Arsenal. Pemenang dari pertandingan ini akan otomatis tampil di fase grup Liga Champions musim depan. Kendati begitu, Chelsea juga sudah memastikan lolos ke Liga Champions melalui jalur liga.

Kalau menurut Millens, apakah kebiasaan Manchester City yang nggak ragu membeli pemain dengan harga mahal ini bisa membuat mereka terkena hukuman tahun depan? (IB09/E04)