'Majalah Bobo' Ternyata Bukan Asli Indonesia, Lalu dari Mana?

'Majalah Bobo' Ternyata Bukan Asli Indonesia, Lalu dari Mana?
Majalah Bobo yang digemari anak-anak Indonesia ternyata aslinya dari Belanda. (Inibaru.id/Siti Zumrokhatun)

'Majalah Bobo' adalah majalah anak-anak yang paling populer di Indonesia. Nggak nyangka, meski namanya Indonesia banget, majalah ini aslinya dari luar negeri. Dari mana sih aslinya?

Inibaru.id – Salah satu bacaan yang menemani masa kecil banyak generasi muda di Indonesia adalah Majalah Bobo. Isi dari majalah ini sangat mendidik dan asyik. Nah, kebanyakan orang berpikir kalau majalah ini asli Indonesia. Padahal, realitanya majalah ini asli dari luar negeri, lo. Tepatnya dari Belanda!

Nama Bobo memang terkesan Indonesia banget karena artinya tidur dan sering diucapkan oleh anak-anak. Uniknya, nama aslinya di Belanda juga Bobo. Majalah ini juga ditujukan untuk anak-anak dan dipublikasikan oleh Blink Publisher. Isinya mirip dengan Majalah Bobo di Indonesia, yakni cerita dan komik. Bahkan, tokoh utamanya, Bobo, kelinci biru berusia sembilan tahun juga diadopsi dari majalah Belanda.

Majalah Bobo sudah terbit di Belanda sejak 52 tahun silam. (Inibaru.id/Siti Zumrokhatun)
Majalah Bobo sudah terbit di Belanda sejak 52 tahun silam. (Inibaru.id/Siti Zumrokhatun)

Majalah ini kali pertama terbit di Belanda pada 1 Januari 1968 alias 52 tahun lalu. Penerbitannya dua minggu sekali. Tujuan dari terbitnya majalah ini adalah demi mengedukasi anak-anak dan balita dengan cara yang menyenangkan. Menariknya, di Belanda sana, majalah ini juga didistribusikan di sekolah-sekolah dasar demi dibaca oleh para siswa.

Nah, Majalah Bobo versi Indonesia muncul lima tahun setelah penerbitan pertama di Belanda, tepatnya pada 14 April 1973. Penerbitnya adalah PT Penerbitan Sarana Bobo di bawah naungan Kompas Gramedia Group. Mirip dengan versi Belanda, Majalah Bobo Indonesia ditujukan untuk anak-anak usia sekolah dasar.

Pada 1980 dan 1990-an, majalah Bobo dianggap sebagai majalah anak-anak paling populer di Indonesia. Di dalam majalah ini, kamu bisa menemukan cerita bergambar atau komik seperti Bona dan Rong-rong, Paman Kikuk, Husin dan Asta, serta Negeri Dongeng.

Cerita Bona dan Rong-rong pertama kali dalam versi Bahasa Inggris. (Twitter/Acipanser)
Cerita Bona dan Rong-rong pertama kali dalam versi Bahasa Inggris. (Twitter/Acipanser)

Ada juga cerita-cerita pendek, segmen Halamanku yang diisi oleh pembaca setia Bobo yang mengirim puisi atau hasil karya lainnya, Arena Kecil berupa cerita pengalaman para pembaca, serta Tak Disangka yang isinya adalah cerita para pembaca yang lucu atau sedikit memalukan.

Kamu juga bisa melihat segmen Potret Negeriku, Keliling Dunia, Ensiklo Bobo, serta Sayembara Bobo yang penuh dengan pengetahuan. Intinya, majalah ini memang sangat cocok bagi anak-anak.

Nggak nyangka ya, Millens, ternyata Majalah Bobo aslinya dari Belanda. Dulu kamu suka baca nggak? (Wik/IB09/E05)