Lulus SNMPTN, Calon Mahasiswa Jadi Duta Pencegahan Corona

Lulus SNMPTN, Calon Mahasiswa Jadi Duta Pencegahan Corona
Calon Mahasiswa lolos SNMPTN diminta jadi duta pencegahan corona. (PR/Arief Hidayah)

Sebanyak 96.496 siswa dinyatakan lulus Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN). Nggak seperti biasanya, ada syarat khusus yang harus dipenuhi peserta lolos SNMPTN 2020. Mereka harus menjadi duta pencegahan virus Corona.

Inibaru.id - Ketua Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) Mohammad Nasih meminta calon mahasiswa yang lulus seleksi SNMTPN 2020 bersedia menjadi duta sosialisasi Covid-19. Hal ini dilakukan sebagai salah satu bentuk ungkapan syukur kelulusan.

"Sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas penerimaan atau lulusnya saudara dari jalur seleksinya SNMPTN ini, kami sangat berharap dan mohon para peserta yang dinyatakan lulus seleksi SNMPTN untuk bersedia menjadi duta pencegahan COVID-19," ujar Nasih pada Rabu  (8/4/2020).

LTMPT mengimbau para calon mahasiswa itu untuk turut mensosialisasikan materi terkait virus Corona lewat media sosial masing-masing.

" Melalui medsos dan media-media sosial yang lain mau Twitter, Facebook, Instagram, disampaikan pada masyarakat pada teman-temannya untuk bersama-sama menanggulangi Covid," minta Nasih.

Berbagai macam materi yang bisa diunggah peserta yang lulus SNMPTN telah dipersiapkan LTMPT. Para peserta bebas berkreasi dalam menyampaikan pesan kepada masyarakat. Materi tersebut meliputi bagaimana harus menjaga jarak, nggak usah keluar rumah, pakai masker, dan cuci tangan.

Nasih juga mengimbau para calon mahasiswa agar nggak menyebarkan berita hoax terkait Covid-19.

"Berbagai macam sosialisasi yang tersedia di web LTMPT, kami sudah menyiapkan beberapa materi yang nanti kawan-kawan terima," ujar Nasih.

Ketua LTMPT, Prof Mohammad Nasih. (DUTA/istimewa)
Ketua LTMPT, Prof Mohammad Nasih. (DUTA/istimewa)

Sosok yang merupakan Rektor Universitas Airlangga Surabaya ini juga mengajak 1.492 peserta yang lolos SNMPTN UNAIR untuk ikut menyosialisasikan COVID-19. Materi sosialisasi yang diunggah sudah disediakan dari UNAIR dan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 provinsi.

"Jangan menggunakan lembaga yang tidak resmi karena mungkin hoax dan lainnya," ujar Nasih kepada wartawan di Gedung Rektorat.

Nggak hanya UNAIR, sebanyak 1.720 peserta lulus SNMPTN di Universitas Sebelas Maret juga diminta untuk melakukan sosialisasi terkait dengan pencegahan corona.

"Bisa dengan mengirim video cara cuci tangan yang benar, atau pakai masker ke mana-mana, bagaimana social distancing dan physical distancing, mengimbau tidak mudik, mengimbau tidak kumpul-kumpul," kata Rektor UNS Jamal Wiwoho.

Sosialisasi ini nggak sekadar imbauan, lo, tapi menjadi syarat administratif registrasi ulang secara daring. Bukti sosialisasi diunggah bersama dokumen-dokumen lain pada 1-10 Mei 2020. Sebelumnya, peserta juga harus mulai mengisi biodata daring pada 9-14 April 2020.

"Tanggal 15 ada pengumuman UKT (uang kuliah tunggal), tanggal 16-30 April pembayaran UKT dan registrasi online. Tanggal 15-18 April pengusulan perubahan UKT. Tanggal 27-30 April pembayaran UKT bagi yang mengusulkan perubahan," ujar Jamal.

Ide sosialisasi covid-19 lewat calon mahasiswa yang lulus SNMPTN ini ide cemerlang atau sebenarnya kurang tepat, nih, Millens?  (Det/MG29/E07)