Ribuan Lampion Hiasi Langit Dieng Semalam

Ribuan Lampion Hiasi Langit Dieng Semalam
Pengunjung bersiap menerbangkan lampion. (Inibaru.id/Mayang Istnaini)

Penerbangan 5.000 lampion menjadi puncak rangkaian acara Dieng Culture Festival 2018 yang berlangsung selama 3-5 Agustus ini.

Inibaru.id – Puncak rangkaian acara Dieng Culture Festival (DCF) 2018 ditandai dengan penerbangan lampion pada Sabtu (4/8/2018) malam di Komplek Candi Arjuna, Dieng, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah. Nggak kurang dari 5.000 lampion tampak menghiasi langit malam Dieng.

Sebelum penerbangan lampion, acara Senandung Atas Awan hadir sebagai pembuka. Band asal Yogyakarta, Letto, tampil menghibur pengunjung sebagai bintang tamu utama.

Pengunjung bersiap menerbangkan lampion. (Inibaru.id/Mayang Istnaini)

Udara Dieng yang dingin pun menghangat karena penampilan Letto. Seperti sehari sebelumnya, suhu udara di Dieng juga sempat mencapai 4 derajat saat Senandung Atas Awan dan penerbangan lampion berlangsung.

Beli Lampion

Suhu dingin nggak menyurutkan minat pengunjung untuk mengikuti acara "pesta lampion" tersebut hingga selesai. Mereka bahkan rela mengeluarkan kocek demi bisa menerbangkan lampion yang banyak dijual di kawasan Candi Arjuna.

Lampion siap diterbangkan. (Inibaru.id/Mayang Istnaini)

 

Oya, selain peserta dengan tiket terusan DCF 2018, pengunjung tanpa tiket terusan juga tetap bisa turut serta menerbangkan lampion malam itu. Panitia memang nggak membatasi banyaknya atau jenis lampion apa yang dipakai. Mereka cukup membelinya dengan harga antara Rp 10 ribu hingga 20 ribu.

Sayang, hal tersebut justru membuat kondisi pesta lampion menjadi kurang kondusif. Ini karena beberapa pengunjung nggak sabar untuk menunggu pelepasan lampion dan memilih menerbangkannya lebih dulu.

Ganjar Pranowo beserta istri mengawali penerbangan lampion. (Inibaru.id/Mayang Istnaini)

Nggak cuma itu, sejumlah lampion bahkan tampak terbang di luar tempat-tempat ditentukan. Itu mengakibatkan sejumlah lampion terbang nggak terkendali. Ada yang bahkan tersangkut di instalasi panggung. Beruntung, lampion berhasil dipadamkan sebelum api sempat menjalar.

Satu lampion juga sempat terlihat terbang rendah mendekati Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, yang turut hadir untuk mengawali pelepasan lampion. Untungnya, lampion yang terbang rendah dari arah belakang itu sempat dihalau sejumlah orang di sekitar Ganjar. Duh!

Lampion terbang rendah mendekati Ganjar Pranowo. (Inibaru.id/Mayang Istnaini)

Terlepas dari sejumlah insiden yang terjadi, gelaran penerbangan lampion tetap berjalan dengan syahdu. Malam itu langit Dieng tampak gemerlap dengan lampion yang mengangkasa perlahan. Ah, betul-betul menawan! (Mayang Istnaini/E03)