Bukit Sikunci Simpan Potensi untuk Wisata Baru di Wonosobo

Untuk meningkatkan taraf ekonomi desa dan warga, Desa Pulosaren mengembangkan satu destinasi wisata baru. Destinasi wisata itu menyimpan potensi untuk menjadi deretan lokawisata andalan Kabupaten Wonosobo.

Bukit Sikunci Simpan Potensi untuk Wisata Baru di Wonosobo
Pemandangan dari atas pohon di Bukit Sikunci. (Inibaru.id/ Mayang Istnaini)

Inibaru.id – Lokasinya memang jauh dari pusat kota. Untuk menuju ke sana, diperlukan waktu lebih kurang 45 menit hingga 1 jam dengan kendaraan pribadi. Destinasi wisata itu bernama Bukit Sikunci.

Bukit Sikunci berada di Desa Pulosaren, Kecamatan Kepil, Kabupaten Wonosobo. Awalnya Bukit Sikunci merupakan hutan pinus yang sekadar dimanfaatkan oleh warga untuk menyadap getah pinus. Barulah pada awal 2017 pemerintah Kabupaten Wonosobo berinisiatif untuk mengembangkan potensi Desa Pulosaren dalam sektor pariwisata.

Salah satu spot foto di Bukit Sikunci. (Inibaru.id/ Mayang Istnaini)

Pengembangan Bukit Sikunci sebagai destinasi wisata juga menjadi usaha bagi pemerintah kabupaten dan desa setempat untuk meningkatkan taraf ekonomi desa. Fyi, menurut Visitjawatengah.jatengprov.go.id, (23/3/2017) Desa Pulosaren sempat termasuk dalam salah satu desa termiskin di Wonosobo.

Menyimpan Potensi

Bukit Sikunci memang masih tergolong baru. Wajar saja kalau fasilitas di sana masih terbatas. Akses dari jalan utama menuju ke lokasi pun masih berupa jalan dari tanah. Sehingga pengunjung harus ekstra hati-hati saat berkendara.

Selain itu belum ada tiket retribusi yang diterapkan. Meski begitu, sudah ada beberapa spot yang ditujukan bagi pengunjung. Misalnya rumah pohon, ayunan, dan spot swafoto.

Salah satu spot foto di Bukit Sikunci. (Inibaru.id/ Mayang Istnaini)

Di balik segala keterbatasan, Bukit Sikunci sebenarnya memiliki potensi yang besar untuk menjadi satu andalan destinasi wisata baru di Wonosobo. Udara sejuk dan keindahan alam yang masih terjaga menjadi daya tarik utamanya.

Berkunjung ke sana, wisatawan akan dimanjakan oleh alam yang asri dan menenangkan hati. Yap, back to nature. Ha-ha!

Jika dikelola dengan lebih serius, Bukit Sikunci tentu akan menjadi destinasi wisata yang menguntungkan. Baik untuk pengunjung yang pengin berwisata maupun pemerintah dan warga desa dari segi ekonomi. Yuk, kita tunggu sama-sama! (Mayang Istnaini/E05)