Lippo Mall Mampang Diubah Jadi RS Corona dalam Dua Minggu

Lippo Mall Mampang Diubah Jadi RS Corona dalam Dua Minggu
RS Darurat yang dibangun Lippo Group untuk menangani pasien Covid-19 di kawasan Mampang. (Bisnis)

Lippo Plaza Mampang diubah fungsinya sebagai rumah sakit darurat untuk menangani pasien positif covid-19. Segenap infrastruktur dan tenaga medis tengah dipersiapkan. Rencana akan selesai dalam waktu dua pekan.

Inibaru.id – Di tengah pandemi covid-19 yang semakin parah, raksasa bisnis Lippo Group membuat terobosan dengan mengubah Lippo Mall sebagai rumah sakit corona. Henry Riady, putra bungsu James Riady pemilik Lippo mengungkap hal ini dalam Instagram Story miliknya pada Selasa (31/3/2020) malam.

“Iya Papa [James Riady] sama @carolineriady [anak sulung James Riady] mengganti mall menjadi rumah sakit. Yup, they did. Ini untuk menyelamatkan kehidupan. Mall bisa dibangun lagi, tetapi nyawa tak bisa tergantikan,” tulis Henry.

Sebagai informasi, Caroline adalah pengelola bisnis jaringan rumah sakit Siloam. Salah satu mall yang diubah menjadi rumah sakit darurat dan tempat isolasi pasien covid-19 yaitu Lippo Plaza Mampang yang ada di Jakarta Selatan.

Henry dalam story Instagramnya ketika membahas RS Corona di Mampang. (Instagram/@henryriady)
Henry dalam story Instagramnya ketika membahas RS Corona di Mampang. (Instagram/@henryriady)

Saat ini pembangunan penampungan sementara untuk para dokter dan perawat masih dalam progress. Target pembangunan direncanakan selesai dalam dua pekan. 

“Ini sebenarnya hasil dorongan Pak James yang melihat kebutuhan makin membludak dalam dua bulan ke depan. Jadilah mall menjadi ruang emergency, [dibangun] dalam dua minggu,” kata Caroline pada Rabu (1/4).

Dia menambahkan, rumah sakit darurat di Lippo Plaza Mampang ini akan berkapasitas 415 tempat tidur. Dalam tahap pembukaannya tersedia 180 tempat tidur terlebih dahulu. Sumber daya manusia dan tenaga medis berasal dari jaringan rumah sakit Siloam seperti Siloam Hospitals Asri yang lokasinya nggak jauh dari Lippo Mampang.

“Karena kenyataannya sulit untuk merujuk dan kapasitas di Indonesia sangat kurang,” ujar Caroline.

Biaya untuk menjadi rumah sakit rujukan pasien covid-19 memang nggak sedikit. Apalagi petugas medis sangat membutuhkan sarana alat perlindungan diri (APD). Belum lagi terkait pemeriksaan swab dalam mendeteksi virus corona dalam tubuh pasien.  

Belum Ada Pemberitahuan

Terkait perubahan alih fungsi mall menjadi rumah sakit darurat, penghuni apartemen Nine Residence Bobby Soebandriyo yang berintegrasi dengan bangunan mall mengaku belum menerima pemberitahuan terkait rencana tersebut.

“Bagaimana nasib penghuni yang tinggal di apartemen tersebut? Kami dari penghuni sudah berembuk untuk menghadapi hal ini mengingat risikonya sangat besar dengan menggabungkan apartemen berpenghuni dengan RS pasien Covid-19. Di mana penghuni kami banyak anak kecil dan lansia yang memiliki risiko tertular tinggi,” kata Bobby.

Dokter perempuan di dalam Rumah Sakit Darurat yang menempati area Lippo Plaza Mampang, Jl. Mampang Prapatan Raya, Jakarta Selatan. (Jakarta Globe/Yudha Baskoro)
Dokter perempuan di dalam Rumah Sakit Darurat yang menempati area Lippo Plaza Mampang, Jl. Mampang Prapatan Raya, Jakarta Selatan. (Jakarta Globe/Yudha Baskoro)

Menanggapi ini, Caroline berujar pihaknya masih membahasnya lebih lanjut. Meski secara fisik menumpuk jadi satu, tapi untuk sarana dan prasarana seperti ventilasi dan entrance akan diatur berbeda.

Pada Selasa (31/3) lalu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Pejabat DKI juga telah mengecek rumah sakit tersebut. Setelah kunjungan ini, sempat muncul wacana untuk membuka rumah sakit yang kemudian urung dilakukan.

“Tadinya hari ini saya mau suruh buka dan terima pasien, tetapi ternyata sirkulasi udara ada yang perlu diperbaiki. Jadi mungkin nunggu beberapa hari lagi.” terang Caroline 

Di sisi lain, pihak pemerintah juga melakukan upaya penanganan corona dengan menjadikan Wisma Atlet Asian Games 2018 di Kemayoran sebagai rumah sakit darurat. Para konglomerat yang tergabung dalam Kelompok Pengusaha Peduli NKRI juga bahu membahu menggalang dana untuk melawan covid-19.

Bagaimana pun langkah ini perlu di apresiasi ya, Millens. Semoga bermanfaat untuk membantu banyak orang. (Bis/MG26/E07)