Liliyana Natsir Segera Gantung Raket?

Liliyana Natsir Segera Gantung Raket?
Liliyana Natsir mengungkapkan rencana untuk pensiun. (The Jakarta Post)

Sinyal gantung raket dari Liliyana Natsir semakin menguat. Emas Asian Games 2018 disinyalir sebagai target terakhir dirinya bersama Tontowi di sektor ganda campuran.

Inibaru.id - Kabar mengejutkan datang dari pebulu tangkis ganda campuran Indonesia, Liliyana Natsir. Pasangan Tontowi Ahmad ini mengungkapkan rencana untuk segera gantung raket. Hal ini diungkapkannya dalam wawancara usai menjuarai Indonesia Open 2018.

Detik.com, Senin (9/7/2018) menulis, Liliyana dan Tontowi mampu mempertahankan gelar juara di negeri sendiri setelah mengalahkan pasangan Malaysia Chan Peng Soon/Goh Liu Ying dalam dua gim langsung, 21-17 dan 21-8 pada gelaran Indonesia Open 2018. Setelah itu, pemain yang akrab dipanggil dengan nama Butet ini dengan mantap mengungkapkan niat untuk gantung raket.

“Ragu sih enggak ya. Mungkin lebih di gengsi saja. Saya terharu dan mengucapkan terima kasih untuk seluruh suporter yang sudah mendukung saya. Hal yang pasti, saya akan merindukan momen-momen ini, khususnya teriakan Owi/Butet saat bertanding. Jadi sedih saya,” ucap Butet.

Hal itu diperkuat dengan unggahan di akun Instagram pribadinya. Butet mengunggah sebuah foto bersama dengan pasangan campurannya Tontowi Ahmad lengkap dengan kepsyen yang mengisyaratkan niatannya tersebut.

"Mungkin ini akan menjadi Indonesia Open terakhir buat saya, sehingga kemenangan kemarin akan menjadi kenangan terindah selamanya. Thanks God, terima kasihh untuk partner setiaku @tontowiahmad_ keluarga, pelatih, teman-teman, pengurus PBSI, PB. Djarum,Li-Ning, dan pastinya untuk semua pendukug OWI-BUTET yang sudah datang ke Istora. Mungkin tahun depan saya akan duduk di kursi penonton seperti kalian," tulis Butet dalam unggahannya.

Namun, sebelum pensiun, Butet masih berambisi untuk merebut emas Asian Games 2018 yang akan diadakan di Indonesia. Meski sudah meraih berbagai gelar prestisius seperti emas Olimpiade, Kejuaraan Dunia, hingga All England, Owi dan Butet ternyata belum pernah menjuarai Asian Games.

“Mudah-mudahan di karier terakhir ini, saya bisa mendapat emas Asian Games,” ungkapnya.

Perjalanan Panjang Jadi Ganda Campuran Nomor Wahid di Dunia

Wanita kelahiran Manado, Sulawesi Utara 32 tahun lalu ini mulai memasuki dunia bulu tangkis saat bergabung dengan klub Tangkas Alfamart. Sejak tahun 2002, Butet sudah masuk ke Pelatnas Bulu Tangkis setelah menjuarai PON bersama dengan temannya dari Manado, Natalia Poluakan di nomor ganda putri.

Di Pelatnas, Butet dipasangkan dengan Nova Widianto. Setelah meraih 14 gelar bersama dan meraih peringkat 1 dunia, tiba-tiba saja pasangan ini dipecah dan Butet kemudian dipasangkan dengan Tontowi pada September 2010. Sejak saat itulah pasangan Tontowi dan Butet dikenal luas sebagai salah satu pasangan ganda campuran terbaik dalam sejarah bulu tangkis Indonesia bahkan dunia.

Rencana Setelah Gantung Raket

Setelah pensiun, Butet sepertinya ingin menjauh dari dunia bulu tangkis untuk sementara waktu. Dia mengaku ingin beristirahat dan belum terpikir untuk menjadi pelatih. Butet juga mengaku jenuh karena sejak kecil dunianya tidak pernah jauh dari bulu tangkis.

Kini, Butet sedang mempersiapkan bisnis property dan family reflexology sebagai bekal pensiunnya.

Semoga saja Butet dan Owi bisa mempersembahkan emas Asian Games sebagai penutup karier yang luar biasa ya, Millens. (IB09/E04)