Lika-Liku Romansa Selama Pandemi, Jauh di Mata Dekat di Hati

Lika-Liku Romansa Selama Pandemi, Jauh di Mata Dekat di Hati
Ilustrasi long distance relationship selama corona. (Inibaru.id/ Triawanda Tirta Aditya)

Semenjak pandemi Covid-19, masyarakat dianjurkan untuk di rumah aja. Lalu, bagaimana ya perjuangan mereka yang sedang menjalin asmara dan nggak boleh ketemu demi mencegah penularan virus corona? Yuk simak ceritanya!

Inibaru.id - Di rumah aja nggak boleh jadi alasan untuk berhenti berinteraksi ya, Millens. Apalagi sekarang WHO sudah mengganti istilah social distancing dengan physical distancing. Walau berjauhan, kita tetap bisa saling berkomunikasi, kok. Hanya, hal ini berarti ada banyak pasangan yang terpaksa nggak bertemu demi mencegah penularan virus corona.

Lika-liku kisah romansa saat pandemi Covid-19 ini dirasakan oleh Febri, karyawan perantau asal Purwodadi yang bekerja di sebuah kantor swasta di Jakarta. Dia mengaku sedang menjalani hubungan berpacaran long distance relationship dengan pasangannya dari Purwodadi.

Meskipun sedang ada pandemi, Febri yang pulang kampung pada Maret lalu mengaku masih sempat curi kesempatan untuk menemui kekasihnya. 

"Dulu pas masih social distancing tetep main ke rumahnya, sempat nongkrong juga di Purwodadi," ungkap Febri melalui aplikasi pesan singkat pada Minggu (12/4/2020).

Meski demikian, dirinya kini sudah menjalankan physical distancing dan terpisah selama satu bulan dengan kekasihnya. 

Ilustrasi perpisahan dengan kekasih karena corona. (Inibaru.id/ Triawanda Tirta Aditya)
Ilustrasi perpisahan dengan kekasih karena corona. (Inibaru.id/ Triawanda Tirta Aditya)

Pria yang sudah menjalin hubungan asmara dengan kekasihnya selama lima bulan itu mengaku rindu. Dia pun sering melakukan panggilan video bersama kekasihnya.

"Kangen banget itu pasti, nanti video call bisa kurangi kangen, tapi dikit," ungkapnya lagi.

Hal berbeda dirasakan oleh Jajang, mahasiswa asal Bekasi yang kuliah di salah satu Universitas di Jawa Tengah. Jajang mengaku merasa biasa saja dengan hubungan jarak jauh selama pandemi.

"Ya biasa aja, nggak ada yang beda," ungkap Jajang melalui aplikasi pesan singkat (13/04).

Dirinya menganggap physical distancing yang sekarang ini dilakukannya nggak terlalu berpengaruh pada hubungannya dengan sang kekasih. Pria yang berpacaran dengan teman satu kampusnya itu merasa saat ini mirip dengan saat saat liburan kuliah.

"Nggak ada kangen-kangenan, nggak separah itu juga. Sama aja kayak kalo lagi libur," tegasnya lagi.

Jajang tinggal di Bekasi, sementara kekasihnya tinggal di Jakarta. Mereka ternyata memang nggak pernah bertemu saat liburan. Dia juga mengaku hanya berkomunikasi melalui chat dan nggak pernah telponan dengan kekasihnya.

Nah, apakah kamu juga terpaksa menjalani long distance relationship sama pacarmu selama pandemi corona ini, Millens? Rasanya sama kayak Febri atau justru biasa aja kayak Jajang, nih? (Julia Dewi Krismayani/E07)