Lebih Baik Merebus Mi Pakai Air Keran atau Air Galon ya? 

Lebih Baik Merebus Mi Pakai Air Keran atau Air Galon ya? 
Untuk merebus mi, kamu harus memperhatikan jenis air yang dipakai. (Flickr/Kolin Toney)

Siapa sih yang nggak suka dengan mi instan? Rasanya enak dan mengenyangkan. Hanya, sebaiknya kamu merebusnya dengan air keran atau air galon, ya? 

Inibaru.id - Baru-baru ini akun base pencinta makanan di Twitter digemparkan dengan perdebatan tentang cara merebus mi instan. Pada akun FOODFESS2 tersebut, seorang warganet mulanya meminta saran lebih baik merebus mi pakai air keran atau air galon isi ulang.

"Kalian kalo ngerebus mi pake air apa? Isi ulang atau kran?" tulisnya pada Senin (1/6/2020)

Berawal dari kicauan tersebut, terjadi perdebatan di antara warganet. Ada yang mengaku selalu menggunakan air galon. Ada pula yang lebih memilih menggunakan air keran dengan dalih air kerannya bersih.

Mengetahui hal tersebut, ahli kimia sekaligus pencinta kuliner Harry Nazarudin angkat bicara. Menurut lelaki yang biasa dipanggil Harnaz ini, memasak mi instan, baik itu goreng atau rebus lebih baik memakai air galon atau air matang.

"Air mentah kalau digunakan untuk merebus mi kurang bagus. Kalau untuk mi rebus, air rebusannya harus dibuang karena berbahaya untuk kesehatan," ujar Harnaz.

Sebagai gantinya, mi rebus tadi diberi air panas yang sudah matang saat hendak dihidangkan, semacam di warung. Menurut Harnaz cara ini juga bisa membuat aroma mi lebih nikmat, lo.

Kalau yang akan dimasak adalah mi goreng, sebenarnya boleh boleh saja kalau merebusnya pakai air mentah. Hal ini karena air rebusan mi goreng pasti dibuang. Namun, hal ini terkadang mengkhawatirkan karena bisa saja air yang dipakai merebus belum matang 100 persen, sedangkan mi yang direbus sudah lunak.

Pastikan Air Galon Telah Kantongi Izin

Air terbaik untuk merebus mi instan. (Nakita) 
Air terbaik untuk merebus mi instan. (Nakita) 

Meski lebih disarankan untuk merebus mi menggunakan air galon, kamu juga perlu memperhatikan air galon yang kamu pakai, Millens. Pastikan air galon itu memiliki izin edar dari Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM). Air galon itu juga mesti lolos uji dari Standar Nasional Indonesia (SNI). Kalau nggak ada izin dari kedua badan tersebut, bisa jadi air galon mengandung bakteri patogen.

Oh iya, jangan lupa juga cek tanggal kedaluwarsa air galonmu ya! Air biasa memang nggak bisa kedaluwarsa, tapi air galon bisa. Ini karena air galon dikemas dalam wadah plasik sehingga bisa terkontaminasi bakteri. Paparan sinar matahari langsung pada galon juga bisa mengakibatkan zat kimia dari galon luruh dan tercampur dengan air di dalamnya. Duh, nakutin!

Jadi, rebuslah mi instanmu memakai air galon atau air matang ya, Millens. Jangan lupa cek tanggal kedaluwarsa air bila kamu menggunakan air galon. Duh, jadi pengin mi instan nggah, nih! Ha-ha. (Vic/IB03/E07)