Meski Hanya Dirayakan Segelintir Orang, Lebaran di Amerika Tetap Seru

Meski Hanya Dirayakan Segelintir Orang, Lebaran di Amerika Tetap Seru
Umat muslim melaksanakan salat di halaman Gedung Putih. (Cellcode)

Sebagai negara dengan minoritas umat muslim, perayaan Lebaran di Amerika tetap meriah dengan tradisi yang ada. Yuk, intip perayaan Lebaran di Amerika.

Inibaru.id – Di Indonesia, perayaan Idulfitri terasa begitu meriah dan semarak. Berbagai acara dan tradisi diselenggarakan di seluruh wilayah. Namun, bagaimana dengan tradisi Idul Fitri di Amerika?

Seperti yang telah diketahui, Islam menjadi agama minoritas di negara adidaya tersebut. Meski begitu, bukan berarti perayaan Idulfitri sama sekali nggak ada di sana. Pemeluk Islam di Amerika tetap merayakan Lebaran, kok.

Sama seperti di Indonesia, umat muslim di Amerika mengawali Lebaran dengan pergi ke masjid untuk melaksanakan salat Id. Setelah itu, akan diadakan acara doa bersama di beberapa ruang publik yang dapat disaksikan banyak orang.

Usai salat Id dan berdoa bersama, umat muslim di Negeri Paman Sam akan saling bermaaf-maafan dengan keluarga dan kerabat. Tradisi saling bermaafan itu juga bisa dilakukan dengan saling berkunjung ke rumah keluarga dan kerabat.

Ilustrasi saling bermaafan. (Mic)

Saat bersilaturahmi, mereka bakal disuguhi hidangan khas Lebaran. Perpaduan budaya tampak di dalam sajian tersebut. Hidangan itu berupa Italian Vegetarian Pasta dan ayam panggang khas Amerika seperti ditulis laman Shopback, Minggu (26/5/2019).

Jika nggak saling bersantap di rumah, umat muslim di Amerika biasanya akan berkumpul bersama keluarga di restoran sambil menikmati hidangan. Setelah itu, mereka akan segera kembali ke aktivitas masing-masing.

Italian vegetarian pasta. (Thespruceeats)

Karena umat muslim di Amerika jumlahnya hanya sedikit, maka berbagai fasilitas umum seperti sekolah dan pusat bisnis tetap beroperasi seperti biasanya. Kondisi ini berbeda dengan di Indonesia yang sebagian besar fasilitas umum tutup untuk merayakan lebaran.

Lain negara lain pula tradisi dan kebiasaannya. Meski demikian Lebaran di Amerika tetap dirayakan dengan penuh suka cita dan rasa kemenangan. Selamat berlebaran, Millens! (IB10/E04)