Larangan Tak Tertulis pada Gim Sepak Bola Sebelum Messi Pindah ke PSG

Larangan Tak Tertulis pada Gim Sepak Bola Sebelum Messi Pindah ke PSG
Gara-gara Messi pindah PSG, tim ini bakal dilarang dimainkan di gim sepak bola saking banyaknya pemain bagus di sana. (Flickr/ włodi)

Kepindahan Messi ke PSG yang kian menambah panjang daftar pemain mumpuni membuat klub ini secara nggak tertulis menjadi tim terlarang dalam gim sepak bola macam PES atau FIFA. Namun, ini bukanlah yang pertama, karena sebelum ini sudah banyak larangan tak tertulis di antara para penggemar gim-gim itu. Apa saja? 

Inibaru.id – Kepindahan Lionel Messi ke Paris Saint-Germain (PSG) memang sangat mengejutkan. Bagaimana nggak, selama ini, kita tahunya Messi identik dengan FC Barcelona. Menariknya, gara-gara kepindahan mengejutkan ini, permainan gim sepak bola juga bakal terpengaruh, lo. Yakin deh, pasti banyak orang yang bakal ngelarang kamu pakai PSG kalau main bareng. Ha-ha.

Entah kamu mau main Pro Evolution Soccer (PES) atau FIFA, PSG dijamin bakal jadi klub dengan skuat terbaik di Eropa. Perlu kamu tahu, sebelum kedatangan Messi, PSG sudah punya Mauro Icardi, Mbappe, Neymar, Verratti, dan lain-lain yang ratingnya cukup tinggi. Ditambah deretan pemain seperti Messi, Sergio Ramos, Donnarumma, Hakimi, dan Wijnaldum, dijamin bakal tambah ganas, deh!

Meme-meme soal main gim sepak bola dengan PSG pun langsung viral di berbagai media. Kebanyakan sih menyebut PSG bakal jadi tim yang “dilarang” dimainkan siapa pun karena skuadnya terlalu hebat. Mirip-mirip lah dengan tim galacticos-nya Real Madrid atau saat Barcelona ada trio Neymar, Messi, dan Suarez. Alasannya? Dianggap terlalu mudah menang kalau pakai tim itu! 

Aturan nggak tertulis pada gim sepak bola ini sejatinya sudah sering muncul, bahkan sudah ada sejak generasi PS 1. Apa saja?

Roberto Carlos Dilarang Dimainkan Jadi Striker

Penggila sepak bola zaman sekarang mungkin nggak pernah melihat langsung gimana dahsyatnya tendangan pisang Roberto Carlos. Maklum, masa jaya sang bek kiri mungil nan kekar ini memang ada di saat pergantian milenium. Puncaknya? Ya saat Brasil Piala Dunia 2002 dengan skuad supertangguhnya itu.

Dulu, Roberto Carlos nggak boleh dimainkan jadi striker gara-gara larinya terlalu kencang dan tendangannya yang dahsyat. (Twitter/chinkichun)
Dulu, Roberto Carlos nggak boleh dimainkan jadi striker gara-gara larinya terlalu kencang dan tendangannya yang dahsyat. (Twitter/chinkichun)

Pada zaman dulu, permainan gim sepak bola masih belum begitu mempermasalahkan posisi pemain. Roberto Carlos yang sejatinya adalah bek kiri dijadikan stiker karena larinya sangat cepat dan tendangannya superkencang. Kalau sekarang, bek kiri dijadikan striker jelas bakal menurunkan ratingnya. Mainnya pun jadi nggak enak, deh.

Saking ganasnya Roberto Carlos sebagai striker, ada larangan khusus untuk nggak boleh memasangnya di posisi itu. Bek plontos itu masih boleh dimainkan untuk posisi bek kiri,  walau tetap sulit dihadang kalau sudah lari dan menggiring bola. Ha-ha!

Dilarang One-Two

One-Two atau kalau anak-anak desa menyebutnya dengan “wancu” ini sebenarnya adalah taktik saling mengumpan balik antara dua pemain untuk menipu bek. Di era PS 1, trik ini sangat mudah dilakukan dengan menekan tombol L1 serta X bersamaan. Pokoknya, kemungkinan golnya sangat besar deh.

Bagi sejumlah penggila gim sepak bola, trik ini dianggap seperti separuh curang. Jadi, ada larangan buat menggunakannya. Kalau tetap melakukannya dan terjadi gol, dijamin lawan mainmu bakal mencak-mencak.

Kalau menurut kamu, apakah nantinya PSG juga bakal jadi larangan yang melegenda saat main gim sepak bola layaknya One-Two dan Roberto Carlos, Millens? (Moj/IB09/E03)