Kalahkan Rekor Seniornya, Lalu Muhammad Zohri Jadi Manusia Tercepat Asia Tenggara

Lalu Muhammad Zohri meraih medali perak di nomor 100 meter Kejuaraan Atletik Asia 2019 beberapa waktu lalu. Selainmeraih medali perak, dia juga mampu memecahkan rekor yang sebelumnya dipegang seniornya, Suryo Agung Nugroho.

Kalahkan Rekor Seniornya, Lalu Muhammad Zohri Jadi Manusia Tercepat Asia Tenggara
Lalu Muhammad Zohri. (Reuters/Lehtikuva/Kalle Parkkinen)

Inibaru.id – Lalu Mohammad Zohri kembali menorehkan prestasi bagi Indonesia di mata dunia. Di Kejuaraan Atletik Asia 2019 yang digelar pada 21-24 April 2019, Zohri mampu menyabet medali perak di kategori 100 meter.

Selain meraih medali perak, Zohri juga memecahkan rekor sebagai Manusia Tercepat di Asia Tenggara yang sebelumnya dipegang seniornya Suryo Agung Nugroho. Waktu itu, Suryo membukukan waktu 10,17 detik pada ajang SEA Games 2009.

Kali ini, Zohri mengungguli Suryo dengan mencatatkan waktu 10,15 detik di semifinal Kejuaraan Atletik Asia 2019. Capaian waktu itu kemudian dipertajam menjadi 10,13 detik di final yang membawanya finis di posisi kedua.

Pelatih Zohri Eni Nuraeni Sumartoyo mengatakan, capaian ini memang sudah menjadi targetnya bersama Zohri dari awal.

“Alhamdulilah, Zohri bisa memecahkan rekornas. Sejak awal, saya dan Zohri sudah berencana memecahkan rekor Suryo Agung ini,” ucap Eni.

Masih Kalah dari Pelari Jepang

Di final kejuaraan yang digelar di Stadion Internasional Khalifa, Doha, Qatar ini, Zohri hanya tertinggal 3 detik dari sprinter Jepang Yoshihide Kuryu yang mencetak waktu 10,10 detik. Sementara itu, di belakang Zohri adalah pelari Tiongkok Wu Zhiqiang yang membukukan waktu 10,18 detik.

Zohri sebenarnya punya peluang untuk menyabet emas. Dari awal Zohri memimpin perlombaan. Namun, fokusnya kemudian buyar saat hendak mendekati garis finis.

“Iya, fokus saya sempat buyar karena memikirkan saingan. Ke depannya saya harus memperbaiki hal ini,” ucap Zohri seperti ditulis laman Detik, Selasa (23/4/2019).

Pada ajang itu, Zohri sengaja dipasang untuk bertanding di nomor 100 meter. Menurut Eni sang pelatih, Zohri nggak dilibatkan dalam nomor estafet 4x100 meter karena jadwal di antara kedua nomor tersebut mepet. Hal ini juga dilakukan agar Zohri fokus di nomor 100 meter dan mampu mencapai target lolos Olimpade 2020.

Wah, selamat Zohri! Semoga Zohri semakin berprestasi dan mampu lolos serta menggondol emas Olimpade, ya Millens. (IB09/E04)