Jerman Pulang Kampung, Apakah Ini Kutukan Juara Bertahan?
Reaksi pemain Jerman tatkala kalah 0-2 dari Korea Selatan (Twitter/Fourfourtweet)

Jerman Pulang Kampung, Apakah Ini Kutukan Juara Bertahan?

Sebagaimana juara Piala Dunia 1998, 2006, dan 2010, Jerman juga gagal lolos dari fase grup. Sejumlah orang menyebut Jerman terkena kutukan juara bertahan.

Inibaru.id - Jerman secara mengejutkan angkat koper lebih dini dari penyisihan grup F Piala Dunia 2018. Dalam laga terakhirnya di Kazan Arena, Rabu (27/8/2018), Jerman harus mengakui keunggulan Korea Selatan 0-2. Tim Panser pun harus rela melihat Meksiko dan Swedia lolos ke babak selanjutnya.

Kompas.com, Rabu (27/6) menulis, meski mengurung Korea Selatan sepanjang pertandingan, lini pertahanan Jerman justru kecolongan di masa tambahan waktu babak kedua. Pada menit 90+4, Kim Young-Gwon mencetak gol yang disahkan wasit melalui video assistant recorder (VAR). Sempat dianggap offside oleh hakim garis, tapi tayangan ulang video menunjukkan gol yang dicetak Kim memang sah.

Tertinggal satu gol dan harus menang karena di pertandingan lainnya Swedia sudah unggul telak 3-0 atas Meksiko, Jerman pun langsung menyerang. Bahkan, kiper Manuel Neuer sampai ikut-ikutan berada di garis pertahanan Korea Selatan. Sayang, hal ini membuat penyerang Tottenham Hotspur Son Heung-Min berada dalam posisi bebas dan mencetak gol tambahan bagi Korea Selatan tiga menit kemudian.

Jerman yang hanya mengantongi 3 poin pun tak mampu menyaingi Meksiko dan Swedia yang sama-sama meraup 6 poin sehingga harus rela gugur di fase grup. Ini merupakan kali pertama Jerman gagal melaju dari babak pertama sejak Piala Dunia 1938.

Kekalahan mengejutkan Jerman membuat kutukan juara bertahan Piala Dunia berlanjut. Selain Brasil yang hanya mampu melaju hingga babak perempat final Piala Dunia 2006, juara bertahan yang tampil di Piala Dunia 2002 dan seterusnya selalu gagal di babak penyisihan grup.

Pada tahun 2002, Prancis yang menjuarai Piala Dunia 1998 secara mengenaskan gagal di fase grup. Italia yang merupakan juara Piala Dunia 2006 juga tak mampu berbuat banyak di fase grup Piala Dunia 2010. Selain itu, Spanyol yang menguasai Piala Eropa dan Piala Dunia sejak 2008 hingga 2012 juga gagal total di Piala Dunia 2014.

Duh, Piala Dunia tahun ini memang penuh dengan drama dan cerita, ya Millens. Hm, kira-kira, kejutan apa lagi yang akan muncul? (IB09/E04)