Kurangi Beban Masyarakat Semarang: PBB Didiskon, Pajak Hotel Ditunda

Kurangi Beban Masyarakat Semarang: PBB Didiskon, Pajak Hotel Ditunda
Pemkot Semarang akan meringankan pajak hotel. (Inibaru.id/ Audrian F)

Untuk mengurangi beban masyarakat yang terimbas corona, Pemerintah Kota Semarang akan memberi diskon untuk pembayaran PBB dan menunda penarikan pajak hotel, restoran, dan tempat hiburan.

Inibaru.id - Datangnya pandemi corona dalam sebulan terakhir menyebabkan sektor ekonomi mengalami paceklik. Untuk meringankan beban masyarakat, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi akan memberi keringanan pajak dan PBB (Pajak Bumi dan Bangunan).

Hendi menjelaskan kalau Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) akan memberikan diskon PBB sebesar 15 persen untuk pembayaran pada April, 10 persen pada Mei, dan 5 persen pada Juni. Khusus PBB sekolah dan rumah sakit, diskon 25 persen akan diberikan.

Sementara itu, pemungutan pajak tempat-tempat seperti setoran hotel, restoran, dan tempat hiburan akan ditunda. Bapenda memberikan keleluasaan untuk pajak bulan April, Mei, dan Juni dapat dibayarkan di bulan Juli sekaligus tanpa denda.

“Di bawah kewenangan Pemerintah Kota Semarang kami akan mengupayakan adanya kebijakan-kebijakan yang meringankan,” ujar Hendi pada Kamis (16/4) di Kantor Wali Kota Semarang.

Pembayaran pajak hotel, restoran dan tempat hiburan dapat dibayar pada Juli tanpa adanya denda. (Inibaru.id/ Audrian F)<br>
Pembayaran pajak hotel, restoran dan tempat hiburan dapat dibayar pada Juli tanpa adanya denda. (Inibaru.id/ Audrian F)

Meskipun ditunda, Hendi meminta wajib pajak tetap lapor setiap bulan sementara untuk PBB akan dipotong secara otomatis pada sistem tanpa pengajuan.

“Semuanya bebas denda,” jelas Hendi.

Selain itu, Bappenda pun juga memberikan kemudahan dalam pembayaran. Wajib pajak bisa membayar via aplikasi atau jaringan perbankan seperti Bank Jateng, Mandiri, BNI, dan BTN.

Kalau mau membayar secara luring juga bisa, lo. Pembayaran dapat dilakukan melalui Pos Pelayanan PBB wilayah I-IV & Kantor Bapenda.

Semoga kebijakan Kota Semarang ini bisa ikut meringanankan beban masyarakat selama pandemi corona ya, Millens. (Audrian F/E05)