Kudus Raih Penghargaan Kabupaten Layak Anak dan Ruang Bermain Ramah Anak

Kudus Raih Penghargaan Kabupaten Layak Anak dan Ruang Bermain Ramah Anak
Bupati Kudus, Muhammad Tamzil saat mendapatkan penghargaan Kabupaten Layak Anak. (Antaranews)

Kudus mendapatkan dua penghargaan sekaligus di perayaan Hari Anak Nasional. Kabupaten yang berada di bawah lereng Gunung Muria itu dinyatakan Layak Anak dan Pelopor Ruang Bermain Ramah Anak.

Inibaru.id – Pemerintah Kabupaten Kudus, Jawa Tengah mendapatkan dua penghargaan sekaligus pada perayaan Hari Anak Nasional. Penghargaan pertama adalah Kota Layak Anak dan selanjutnya Pelopor Ruang Bermain Ramah Anak.

Laman Antaranews, Rabu (24/7/2019) menulis, Bupati Kudus Muhammad Tamzil mengaku berbahagia dengan penghargaan ini.

“Kami sangat mengapresiasi raihan penghargaan Kota Layak Anak Madya serta Pelopor Ruang Bermain Ramah Anak ini,” ucap Tamzil.

Sebagai informasi, penghargaan Pelopor Ruang Bermain Ramah Anak hanya diberikan kepada 20 kabupaten atau kota di Indonesia. Hal ini tentu sangat spesial bagi Kudus. Dia juga berharap penghargaan ini bisa memacu Kudus agar bisa mendapatkan label Kabupaten Layak Anak Nindya.

Tamzil memberikan apresiasi kepada Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Kabupaten Kudus yang telah bekerja keras untuk mewujdukannya. Tanpa adanya perhatian pada kebutuhan anak-anak, Kudus tentu nggak akan layak mendapatkan penghargaan ini.

“Kami berkomitmen untuk memperhatikan tumbuh kembang anak dan memastikan bahwa mereka bisa mendapatkan hak-haknya,” ucap Tamzil.

Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Kabupaten Kudus Ludful hakim menyebut gelar kota layak anak sudah beberapa kali diraih Kudus. Namun, khusus untuk penghargaan Pelopor Ruang Bermain Ramah Anak (RBRA), Kudus baru kali pertama mendapatkannya.

Dia pun mengungkap ketatnya kriteria yang disyaratkan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak demi mendapatkan penilaian ini. Sebagai contoh, Kudus harus memenuhi beberapa indikator layaknya fasilitas umum yang ramah anak, terbentuknya forum anak, minimnya angka kekerasan pada anak, cukupnya ruang bermain ramah anak, dan adanya peraturan daerah tentang anak.

Semoga saja kota dan kabupaten lain juga bisa lebih ramah pada anak sebagaimana Kudus, ya Millens! (IB09/E04)