Kronologi Penangkapan Youtuber Prank Sampah Ferdian Paleka

Kronologi Penangkapan Youtuber Prank Sampah Ferdian Paleka
Ferdian Paleka pelaku video prank yang ditangkap aparat. (instagram.com/garizluis37/)

Setelah menjadi buronan dalam beberapa hari terakhir, Youtuber kontroversial Ferdian Paleka akhirnya ditangkap di Jalan Tol Merak arah Jakarta. Seperti apa sih kronologi penangkapannya? Yuk, Simak!

Inibaru.id – Youtuber Ferdian Paleka yang terkenal dengan konten-konten prank yang meresahkan masyarakat akhirnya ditangkap polisi. Dia ditangkap pada Jumat (8/5/2020) dini hari tadi saat berkendara di Tol Merak arah Jakarta. Aparat kepolisian bahkan sampai melakukan kejar-kejaran dengan mobil berpelat D 1246 VCD di jalan tol demi menangkap Ferdian yang ada di dalamnya.

“Sempat kejar-kejaran, dari sekitar KM 21 atau 22. Sampai akhirnya dia mau menepikan kendaraan,” kata Kanit 3 induk Bitung PJR Tol Tangerang-Merak Ipda Giyarto.

Setelah menepi, aparat langsung mengamankan Ferdian dan tiga rekannya sembari menyita barang bukti. Mereka langsung diserahkan ke Resort Metro Tangerang Kota. Selain memeriksa Ferdian, polisi juga memeriksa identitas rekan-rekannya.

Mobil yang dikendarai Ferdian dan rekannya. (Tribun Jabar/Nazmi Abdurrahman)<br>
Mobil yang dikendarai Ferdian dan rekannya. (Tribun Jabar/Nazmi Abdurrahman)

Dipolisikan Akibat Video Prank

Tingkah Ferdian dalam video ‘PRANK KASIH MAKANAN KE BANCI CBL’ membuatnya mesti berurusan dengan hukum. Video yang berisi adegan memberi bingkisan kardus pada waria dan bocah di Kota Bandung yang isinya ternyata adalah sampah dan batu bata itu membuat publik geram.

Video berdurasi belasan menit itu menjadi perbincangan dan viral. Meski video telah dihapus dari akun Ferdian, jejaknya masih bisa ditemukan di dunia maya. Saat membuat video tersebut, Ferdian beraksi dengan rekan-rekannya, termasuk Tubagus Fahddinar.

Dalam video itu Ferdian mengatakan, “Jadi gini kita mau mensurvei dulu bencong-bencong. Bulan puasa gini, mereka tuh ada nggak.” Tubagus yang mengenakan jaket pun menimpali, “Kita mau membagikan sembako, bahan pangan. Isinya batu bata.”

Korban yang nggak terima menjadi korban prank langsung melaporkan Ferdian ke Mapolrestabes Bandung. Salah seorang di antaranya adalah Sani (39) yang melapor pada Jumat (1/5/2020) lalu. 

Ferdian dan rekannya diamankan di kepolisian. (Pojoksatu/Muhammad Gariz Luis)<br>
Ferdian dan rekannya diamankan di kepolisian. (Pojoksatu/Muhammad Gariz Luis)

Sani mengaku menjadi korban bersama dengan teman-temannya saat berada di pinggir Jalan Ibrahim Adjie Bandung. Awalnya, Sani berpikiran positif karena diberi bingkisan, tapi ketika membuka kardus isinya teryata sampah sayuran dan batu bata. Dia pun langsung muntab.

Sani nggak menyangka jika di tengah bulan suci Ramadan dan kesusahan pandemi Covid-19 ada orang yang sejahat Ferdian yang hanya memikirkan tentang konten dan subscriber.

“Aku kira kan biasa kalau bulan puasa kan dari dulu ada yang ngasih di dalam itu ada sarung, kemeja kayak gitu. Pas ngebuka kaget dan sedih lah. Marah,” kata Sani.

Nggak hanya para korban, warga pun nggak terima dengan tingkah Ferdian. Mereka pun mendatangi rumah Ferdian yang berada di Baleendah, Kabupaten Bandung. Pas didatangi, Ferdian sudah nggak ada di rumah.

Polisi pun kemudian menetapkan Ferdian sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO). Setelah dicari selama beberapa hari, akhirnya Ferdian dan rekan-rekannya tertangkap.

Kalau menurut kamu, hukuman apa yang paling pantasi bagi Ferdian Paleka nih, Millens. (Mer/MG26/E07)