Kronologi Hanyutnya Ratusan Siswa SMP N 1 Turi Sleman

Kronologi Hanyutnya Ratusan Siswa SMP N 1 Turi Sleman
Siswa SMP N 1 Turi yang selamat dari luapan sungai Sempor, Sleman, Yogyakarta (Foto: BPBD)

Ratusan Siswa kelas 7 dan 8 SMP N 1 Turi, Sleman, hanyut saat melakukan kegiatan susur sungai di Sungai Sempor. Seperti apa kronologi dari insiden ini?

Inibaru.id – Hingga Sabtu (22/2/2020) pagi, setidaknya delapan siswa SMP N 1 Turi dinyatakan meninggal dunia setelah hanyut di Sungai Sempor, Turi, Sleman, Yogyakarta. Proses pencarian masih dilakukan karena ada dua siswa lain yang belum ditemukan.

Supervisor Pusat Pengendalian dan Operasi Penanggulangan (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Yogyakarta, Mas’ud Rofiqi menyebut insiden yang membuat ratusan siswa kelas 7 dan 8 terseret arus deras ini bermula dari kegiatan Pramuka susur sungai. Kegiatan ini dilakukan sekitar pukul 15.30 WIB.

“Saat susur sungai itu tiba-tiba datang aliran besar dari hulu,” terang Mas’ud.

Proses pencarian korban di Sungai Sempor, Sleman, DIY. (twitter.com/PoldaJogja)
Proses pencarian korban di Sungai Sempor, Sleman, DIY. (twitter.com/PoldaJogja)

Sungai yang berhulu di Sungai Bedog ini meluap akibat hujan yang melanda Kabupaten Sleman pada Jumat (21/2) siang. Hujan yang turun mulai pukul 13.00 WIB ini bahkan baru mereda sekitar pukul 18.35 WIB.

“Dalam situasi hujan intens ini, sungai-sungai berhulu Merapi sangat rawan meluap,” lanjut Mas’ud.

Sementara itu, Kepala Posko Taruna Siaga Bencana (Tagana) DIY, Winarto menyebut ada 257 siswa SMP N 1 Turi yang terlibat dalam kegiatan susur sungai.

“Sebanyak 257 siswa kelas 7 dan 8 siswa itu melakukan kegiatan Pramuka dengan cara susur sungai padahal sungai sedang banjir,” jelas Winarto.

Proses pencarian korban dilanjutkan pada Sabtu (22/2/2020) mulai pukul 07.00 WIB. (twitter.com/Pusdalops_diy)
Proses pencarian korban dilanjutkan pada Sabtu (22/2/2020) mulai pukul 07.00 WIB. (twitter.com/Pusdalops_diy)

Akun Twitter @merapi_news menyebut Pusdalops BPBD DIY menghentikan proses pencarian dan penyelamatan pada Sabtu (22/2) pukul 02.00 WIB dini hari karena kondisi medan dan cuaca yang tidak memungkinkan. Pada pukul 07.00 WIB, proses pencarian bersama dengan tim SAR gabungan kembali dilakukan dengan menyusuri sungai dari TKP hingga ke sekitar Hotel Gajah. Jarak pencarian diperkirakan sekitar 25,19 km dan dibagi menjadi empat seksi.

Semoga siswa yang masih hilang segera ditemukan ya, Millens! (Tem/IB09/E06)

Tags :