Kreatif Abis, Montir Ini Rakit Pesawat dari Barang Bekas

Kreatif Abis, Montir Ini Rakit Pesawat dari Barang Bekas
Chaerul, montir pembuat pesawat di Pinrang, Sulawesi Selatan. (Parepos)

Berbekal rasa penasaran ingin terbang dengan pesawat, Chaerul merakit pesawat sendiri. Setelah sempat beberapa kali gagal terbang, pesawatnya mamu mengudara di Pantai Ujung Tape pada Rabu (15/1/20) lalu. Videonya pun viral di dunia maya.

Inibaru.id – Nama Chaerul, montir yang ada di Pinrang, Sulawesi Selatan menjadi perbincangan hangat masyarakat Indonesia karena kemampuannya dalam membuat pesawat terbang. Video pesawatnya yang mengudara di Pantai Ujung Tape juga viral di berbagai media sosial.

Kompas, Jumat (17/1/20) menulis, Chaerul mulai mengerjakan pesawat bersama dengan dua karyawan bengkelnya, Yusuf dan Wawan pada September 2019. Setelah beberapa kali melakukan uji coba terbang yang berujung dengan kegagalan, pesawat rakitannya akhirnya mengudara pada Rabu (15/1) lalu. Nggak hanya terbang, pesawat ini juga berhasil melakukan manuver di udara!

“Saya sudah bekerja bersama Pak Chaerul selama empat tahun lebih. Kami merancang kapal itu mulai bulan September 2019 sampai uji coba tanggal 29 November 2019. Hanya sebulan perakitan hingga uji coba,” terang Yusuf.

Yusuf menyebut proses perakitan pesawat dilakukan di malam hari.

“Kami bengkel modif dan las. Kami tak mengerjakan pesawat siang hari karena pesanan merakit motor trail pengangkut gabah banyak. Malam hari baru mengerjakan pesawat itu,” lanjut Yusuf.

Sebelum uji coba yang berhasil di Pantai Ujung Tape, Chaerul sempat melakukan uji coba di Lapangan Malimpung, Kecamatan Patang Panua, Pinrang pada Minggu (1/12/19). Hanya saja, percobaan ini gagal. Total, lima kali uji coba Chaerul berujung pada kegagalan dan membuatnya kembali melakukan perbaikan.

Nggak hanya fokus merakit pesawat, Chaerul juga belajar mengendalikan pesawat agar bisa membuat pesawatnya mengudara dengan aman.

Tekad Chaerul untuk membuat pesawat sendiri disebabkan oleh rasa penasarannya untuk merasakan terbang dengan naik pesawat. Dia pun memanfaatkan berbagai barang bekas yang ada di dalam bengkelnya. Sebagai contoh, mesin pesawat ternyata dicomot dari mesin sepeda motor Kawasaki Ninja RR 150 CC. Sayap pesawat juga dibuat dari kain parasut yang biasanya dipakai untuk menutup mobil. Bahkan, roda pesawat diambil dari gerobak yang biasanya dipakai untuk mengangkut pasir.

Sebelumnya, pada 2002 silam, Chaerul juga sempat membuat helikopter. Sayangnya, helikopter ini nggak bisa terbang.

Pada akhirnya, rasa penasaran Chaerul selama bertahun-tahun terbayar lunas. Dia bisa merasakan sensasi terbang dengan pesawat hasil rakitannya.

Pria kreatif dan pantang menyerah seperit Chaerul ini patut didukung agar bisa melakukan inovasi-inovasi hebat lainnya ya, Millens? (IB09)