Kota Manila Filipina Didirikan oleh Orang Minang?

Kota Manila Filipina Didirikan oleh Orang Minang?
Intramuros, cikal bakal Manila modern yang dibangun di masa pemerintahan Raja Sulaeman asli Minangkabau. (Intramuros Administration / Facebook)

Kabarnya, salah satu raja paling terkenal di Filipina zaman dulu asli dari Minangkabau. Dialah yang membangun cikal bakal Manila modern. Siapa sih sang raja tersebut?

Inibaru.id – Setiap kota pasti memiliki sejarah yang unik dan menarik. Salah satunya adalah sejarah Ibu Kota Filipina, Manila. Kabarnya, salah satu pendiri dari kota ini adalah orang Minangkabau, lo. Kok bisa? Seperti apa sih sejarahnya?

Jadi gini, Millens, sebelum bangsa Spanyol datang dan menjajah Filipina, ternyata Filipina dulu dipimpin oleh seorang raja bernama Raja Sulaeman. Nah, raja ini ternyata asli dari Minangkabau. Realitanya, orang Minang memang dikenal sebagai perantau tulen dari zaman dahulu. Jejak-jejak peninggalan orang Minang di Filipina bahkan bertebaran dan mudah untuk ditemukan.

Kabarnya, orang Minang dulu merantau dari Sabah dan Serawak terlebih dahulu. Kemudian, mereka juga bergeser ke Brunei, Sulu (Filipina Selatan), hingga akhirnya mencapai Manila.

Patung Raja Sulaeman di Manila, Filipina. (Walkaboutmanila)
Patung Raja Sulaeman di Manila, Filipina. (Walkaboutmanila)

Pada abad ke-16, terdapat tiga pemimpin kerajaan di Manila. Mereka adalah Raja Sulaeman, Raja Matanda, serta Raja Lakandula. Meski wilayahnya saling bertetangga, nggak ada masalah di antara ketiganya. Mereka memerintah wilayahnya masing-masing dengan baik.

Raja Sulaeman dan Raja Matanda memerintah di wilayah sebelah selatan Sungai Pasig yang kini dikenal sebagai Manila. Sementara, Raja Lakandula menguasai wilayah di utara sungai tersebut. Bahkan, ada kabar yang menyebut nama Manila berasal dari kata Bahasa Arab “Fi’amanillah” yang secara harafiah berarti di bawah perlindungan Allah.

Sayangnya, kedamaian Manila dan Filipina di bawah kepemimpinan raja-raja tersebut buyar saat Spanyol yang dipimpin Ferdinand Magellan datang. Raja Sulaeman yang juga menguasai Pulau Seludung pun secara gigih melawan armada Spanyol meski akhirnya harus mengakui kekalahannya.

Intramuros Walle City, jejak pemerintahan Raja Sulaeman. (Renz Mae Ladroma/positivelyfilipino)
Intramuros Walle City, jejak pemerintahan Raja Sulaeman. (Renz Mae Ladroma/positivelyfilipino)

Gara-gara dominasi Spanyol yang luar biasa, pengaruh kerajaan Islam di Filipina pun memudar. Kini, warga muslim nggak jadi mayoritas di sana. Hanya, pemerintah Filipina ternyata nggak ingin kehilangan jejak sejarahnya sehingga tetap melestarikan peninggalan Raja Sulaeman seperti Intramorus Walle City yang dibangun pada abad ke 16. Kabarnya, bangunan inilah yang jadi cikal bakal Manila Modern.

Kamu juga bisa mengecek patung Raja Sulaeman yang dibangun di Rizal Park, Manila.

Nggak nyangka ya Millens, ternyata ada kaitan sejarah yang erat antara Filipina dan bangsa Minang. (Kum/IB09/E05)