Korea Utara Alami Kekeringan Terparah dalam 4 Dekade Terakhir

Korea Utara Alami Kekeringan Terparah dalam 4 Dekade Terakhir
Korea Utara mengalami kekeringan terparah dalam empat dekade terakhir. (Voaindonesia)

Kekeringan yang melanda Korea Utara tahun ini tercatat yang terburuk sejak 37 tahun terakhir. Padahal, mereka sedang menghadapi krisis pangan yang cukup parah akibat rendahnya hasil panen pada 2018.

Inibaru.id – Korea Utara dikabarkan sedang dilanda kekeringan paling parah dalam 37 tahun terakhir atau hampir empat dekade. Padahal, negara ini sedang menghadapi krisis pangan yang cukup buruk.

Rata-rata curah hujan di negeri yang dipimpin Kim Jong-un ini hanyalah 54,5 mm dalam lima bulan terakhir. Hal ini adalah yang pertama kali terjadi sejak 1982. Diperkirakan, kekeringan ini baru berakhir pada akhir bulan nanti.

Beberapa organisasi internasional seperti Program Pangan Dunia (WPF) milik PBB menganggap kekeringan ini bisa menghambat produksi pangan di Korea Utara. Hal ini diperparah dengan ketersediaan pangan di negara ini sedang dalam kondisi terendah.

Berdasarkan laporan dari AFP dan WFP, hasil panen Korea Utara pada 2018 lalu adalah yang terendah sejak 2008. Sekitar 10 juta warga atau 40 persen dari total populasi pun diperkirakan bakal merasakan dampak akibat hal ini.

“Situasi bisa saja semakin memburuk selama musim panas dari Mei hingga September. Apalagi jika tidak ada tindakan kemanusiaan apapun yang diambil,” tulis WFP dilansir laman Kompas, Kamis (16/5/2019).

David Beasley Direktur Eksekutif WFP menyebut pihaknya cukup prihatin dengan kondisi pangan di Korea Utara setelah membahasnya dengan Menteri Unifikasi Korea Selatan, Kim Yeon-chul pada awal pekan ini. Pejabat Kementerian Unifikasi mengaku membutuhkan pengiriman bantuan makanan ke Korea Utara antara Mei dan September tahun ini.

Korea Selatan sebenarnya ingin memberikan bantuan nutrisi dengan nilai Rp 65 miliar kepada tetangganya itu. Namun, karena adanya uji coba nuklir yang dilakukan Korea Utara, hal ini urung dilakukan. Padahal, rencana pengiriman bantuan pangan kemanusiaan ke Korea Utara ini sudah didukung Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

“Sebelum bencana kekeringan ini, sebenarnya 1 dari 5 anak balita di Korea Utara mengalami masalah kesehatan dan kurang gizi. Kekeringan bisa membuat kondisi ini jauh lebih buruk,” terang WFP.

Semoga saja ada solusi untuk mengatasi masalah ini bagi Korea Utara, ya Millens. (IB09/E04)