Kisah Purwanti, Pasien di Solo yang Sembuh dari Corona

Kisah Purwanti, Pasien di Solo yang Sembuh dari Corona
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat melakukan panggilan video dengan Purwanti. (radartegal.com)

Purwanti, perempuan asal Solo yang terinfeksi virus corona ini dinyatakan sembuh. Dia mengaku rajin minum empon-empon saat dirawat di rumah sakit.

Inibaru.id – Berbeda dengan suaminya yang meninggal karena virus corona, Purwanti justru berhasil sembuh. Kisah perjuangannya melawan penyakit yang telah membunuh ratusan orang di Indonesia ini menarik perhatian Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

Perempuan asal Solo ini tertular COVID-19 dari suaminya yang ikut serta dalam sebuah seminar di Bogor, Jawa Barat. Saat dirawat di RSUD Moewardi Solo, Purwanti nggak merasakan gejala seperti batuk, pilek, demam, ataupun sesak napas. Hanya, Dia mengaku sering merasa haus di ruang isolasi.

Purwanti, salah satu pasien virus corona yang sembuh di Jawa Tengah. (jateng.sindonews.com)
Purwanti, salah satu pasien virus corona yang sembuh di Jawa Tengah. (jateng.sindonews.com)

Kisah kesembuhan Purwanti terkuak setelah video yang menunjukkan Ganjar melakukan panggilan video kepadanya viral. Dalam panggilan yang dilakukan pada Minggu (29/3) ini, Purwanti bercerita tentang awal mula Dia terinfeksi virus corona hingga akhirnya dinyatakan sembuh.

“Dari awal tu gak kerasa apa-apa tu pak sampai sekarang. Waktu dirawat saya ditanya dokter, keluhanya apa, ndak ada. Cuma waktu di rumah sakit itu rasane ngelak (terasa haus) gitu lho, pak. Minum terus gitu rasane (rasanya). Cuma itu thok (aja),” ungkap Purwanti kepada Ganjar.

Purwanti tertular virus corona dari sang suami yang mengikuti seminar di Bogor pada 24-29 Februari 2020. Malam harinya sepulang dari Bogor, sang suami mulai merasakan demam. Purwanti pun membelikan obat di warung untuk mengatasinya. Sayangnya, hingga pagi keesokan harinya, demam sang suami nggak kunjung turun.

Sang suami sempat dibawa ke klinik dan mengalami penurunan suhu tubuh, tapi, demamnya kemudian kambuh. Dia kemudian dilarikan ke RS Yarsis dan didiagnosis tipes. Kondisi sang suami semakin memburuk sehingga dirujuk ke RSUD Moewardi. Sayang, nyawanya nggak tertolong dan kemudian dinyatakan positif terinfeksi virus corona.

Saat sang suami dimakamkan, Purwanti nggak bisa datang karena masih dirawat di rumah sakit. Bahkan, anggota keluarga lainnya juga dilarang datang demi mencegah penularan.

Ganjar Pranowo mendengarkan cerita Purwanti saat pertama kali tertular dan menjalani perawatan karena terkena virus corona. (KOMPAS.com/pemprov jateng)
Ganjar Pranowo mendengarkan cerita Purwanti saat pertama kali tertular dan menjalani perawatan karena terkena virus corona. (KOMPAS.com/pemprov jateng)

Saat dirawat, Purwanti mengaku sering mengonsumsi empon-empon dan vitamin demi menjaga daya tahan tubuhnya.

“Dari awal Bapak (almarhum suami) masuk ke Moewardi, saya setiap hari minum vitamin itu, lho, Pak. Saya di rumah gitu sama kakak juga dibuatin jamu. Ramuan jamu-jamu itu lho, Pak. Macam-macam jamu, semua empon-empon dicampur jadi satu tak minum,” ceritanya.

Selain membeberkan kebiasaan sehatnya, Purwanti juga berpesan kepada masyarakat agar nggak keluar dulu dari rumah supaya nggak ikut tertular virus corona.

Kalau kebiasaanmu untuk menjaga kesehatan supaya nggak tertular virus corona apa, Millens? (Kom/IB09/E06)