Ketahui Ciri-Ciri Skincare Abal-Abal dan Efeknya Bagi Wajahmu

Ketahui Ciri-Ciri Skincare Abal-Abal dan Efeknya Bagi Wajahmu
Ilustrasi skincare abal-abal. (iStockphoto)

Sebelum membeli skincare, ada beberapa hal yang harus kamu perhatikan. Jika sudah terlanjur memakainya, ada bebeberapa efek negatif yang jadi tanda kalau kamu harus segera menghentikan penggunaannya.

Inibaru.id – Sebagai skincare enthusiast, kamu pasti kerap mencoba berbagai jenis skincare yang ada di pasaran. Banyaknya pemburu skincare sepertimu ini ternyata dimanfaatkan oleh para oknum nggak bertanggungjawab lo, Millens!

Para oknum ini nggak segan-segan menjual skincare palsu yang kebanyakan berupa krim wajah. Bahkan jika kamu membuka e-commerce, banyak krim kiloan nggak jelas yang dijual murah. Nah, hal ini sepatutnya membuatmu lebih selektif dalam memilih skincare.

Ciri-ciri Skincare Abal-abal

Sebelum mengambil risiko, lebih baik kenali ciri-ciri krim abal-abal berikut ini!

Nggak Terdaftar BPOM

Cek nomor BPOMnya. (Detik)
Cek nomor BPOMnya. (Detik)

Nomor registrasi BPOM merupakan unsur penting yang harus kamu perhatikan pada kemasan skincare. Pastikan bahwa krim yang akan kamu beli sudah terdaftar di BPOM ya. Kamu bisa mengeceknya lewat cekbpom.pom.go.id.

Warna Mencolok

Warnanya kuning atau pearly. (Hipwee)
Warnanya kuning atau pearly. (Hipwee)

Jika kamu mendapati krim dengan warna mencolok, bisa jadi krim tersebut menggunakan pewarna tekstil yang nggak aman untuk kulit. Warna berbahaya ini biasanya tampak kuning cerah atau pearly yang mengkilap.

Aroma Menyengat

krim beraroma menyengat. (Freepik)
krim beraroma menyengat. (Freepik)

Kamu pantas curiga kalau krim wajahmu memiliki aroma yang menyengat. Aroma ini biasanya timbul dari penggunaan bahan kimia dalam produk yang bisa dikenali dengan bau logam yang pekat. Untuk menutupinya, produsen nakal akan menutupinya dengan aroma wewangian yang berlebihan.

Lengket Saat Dipakai

Punya tekstur lengket. (Gettyimages)
Punya tekstur lengket. (Gettyimages)

Meski biasanya krim yang aman juga meninggalkan rasa lengket, namun krim abal-abal memiliki sensasi lengket yang nggak lazim layaknya lem. Rasa lengket ini biasanya nggak kunjung hilang setelah beberapa saat. Selain lengket, krim abal-abal juga sulit nge-blend di kulit!

Efek di Kulit

Kamu yang terlanjur memakai krim wajah, segera hentikan pemakaian jika mendapati beberapa reaksi di bawah ini ya!

Terasa Perih dan Panas

Kulit seperti purging, (Beautynesia)
Kulit seperti purging, (Beautynesia)

Krim abal-abal akan menimbulkan kemerahan seperti ruam yang terasa perih dan panas. Meskipun penggunaan skincare terkadang menimbulkan purging, namun perihnya nggak bisa disamakan dengan purging biasa. Segera hentikan pemakaian jika kamu mengalami hal ini ya!

Kulit Pucat dan Nggak Berjerawat

Kulit tampak pucattanpa jerawat. (iStockphoto)
Kulit tampak pucattanpa jerawat. (iStockphoto)

Setelah menggunakannya, kulitmu berubah menjadi putih pucat dan nggak muncul jerawat. Hal ini mengindikasikan rusaknya kulit oleh bahan kimia yang ada di dalam krim berbahaya yang sudah dipakai. Setelah berhenti menggunakannya, kulitmu baru akan berjerawat sebagai tanda detox.

Hasil Instan

Memberikan hasil instan. (Stockadobe)
Memberikan hasil instan. (Stockadobe)

Produk dengan kandungan yang aman biasanya butuh waktu yang lumayan lama untuk memberikan hasil. Namun krim berbahaya biasanya memberikan efek yang instan dan cepat setelah 1-2 minggu pemakaian.

Kulit Memerah Saat Terpapar Sinar Matahari

Kulit seperti terbakar. (iStockphoto)
Kulit seperti terbakar. (iStockphoto)

Krim berbahaya bisa menyebabkan kulit kehilangan melanin dan protein sehingga perlindungan kulit akan sinar matahari menjadi berkurang bahkan nggak ada. Hal ini akan menyebabkan kulit penggunanya memerah saat terpapar sinar matahari. Kandungan berbahaya yang menyebabkan hal ini adalah merkuri yang melebihi batas aman.

Meski murah dan memberikan efek glowing seketika, kamu harus tetap berhati-hati ya, Millens! (Bea/IB27/E05)