Kesalahan Orang Tua yang Berpengaruh pada Kehidupan Dewasa Anak

Kesalahan Orang Tua yang Berpengaruh pada Kehidupan Dewasa Anak
Ilustrasi: Kenali kesalahan pola asuh terhadap anak. (WOW Parenting)

Berbagai kesalahan dalam pola asuh anak ini sering tidak disadari oleh orang tua. Meski remeh, hal ini dapat berpengaruh pada kehidupan anak saat dewasa kelak lo. Apa saja?

Inibaru.id – Menjadi orang tua memang butuh banyak persiapan. Selain kesiapan finansial dan mental, kesiapan tentang pengetahuan menjadi orang tua yang baik juga diperlukan. Minimnya pengetahuan parenting membuat orang tua kurang memahami cara mendidik anak.

Kesalahan dalam mendidik anak dapat menyebabkan anak menganalisis apa yang mereka alami dan menciptakan pandangan yang berdampak pada masa depannya. Berikut ini adalah kesalahan orang  tua yang dapat memengaruhi kehidupan anak saat dewasa kelak!

Nggak Diajari Mengambil Keputusan

Ilustrasi: Ajarkan anak untuk mengambil keputusan. (Stuff.co)
Ilustrasi: Ajarkan anak untuk mengambil keputusan. (Stuff.co)

Setiap anak berhak mengambil keputusan sesuai dengan usia mereka. Ketika orang tua membuat keputusan untuk anak-anaknya, berarti mereka nggak membiarkan anak-anaknya mandiri.

Nah, hal ini akan berdampak pada sulitnya anak mengambil keputusan saat dewasa kelak serta selalu membutuhkan bantuan orang lain.

Berdebat di Depan Anak

Ilustrasi: Jangan pernah berdebat di depan anak. (Todays Parent)
Ilustrasi: Jangan pernah berdebat di depan anak. (Todays Parent)

Saat orang tua berdebat di depan anak, anak akan berpikir bahwa mereka yang harusnya disalahkan tanpa tahu apa yang sedang terjadi. Saat dewasa kelak, anak akan cenderung menghindari konflik atau bahkan melecehkan orang lain.

Perempuan akan merasa dirinya lebih kuat dari laki-laki, sedangkan laki-laki merasa dapat mengulangi perbuatan ayahnya.

Terlalu Menuntut Anak

Ilustrasi: Jangan menuntut anak sesuai kemauan orang tua. (Olraitdiario)
Ilustrasi: Jangan menuntut anak sesuai kemauan orang tua. (Olraitdiario)

Anak berpikir bahwa apa yang dikatakan orang tua adalah yang terbaik bagi mereka. maka apa pun tuntutan orang tua, anak akan selalu bersaha mewujudkannya. Jika gagal, anak akan berpikir bahwa mereka nggak pantas dicintai.

Pola pikir ini membuat anak akan fokus pada kesuksesan saat dewasa kelak. Saat gagal, mereka akan merasa tertekan, bahkan nggak bahagia.

Terlalu Memanjakan Anak

Membiarkan anak bermain gawai seharian karena terlalu sibuk? (BP Guide)
Membiarkan anak bermain gawai seharian karena terlalu sibuk? (BP Guide)

Memanjakan anak dengan membiarkan mereka bermain gawai adalah hal yang lumrah. Namun, memanjakan mereka seharian bemain gawai karena orang tua terlalu sibuk juga bukan hal yang benar.

Anak yang terlalu dimanja biasanya nggak dapat menjalani kehidupan dewasa secara mandiri dan nggak tahu apa yang mereka inginkan.

Meremehkan Perasaan Anak

Ajak anak bicara, bukan memarahinya. (Pixta.jp)
Ajak anak bicara, bukan memarahinya. (Pixta.jp)

Anak-anak kadang marah terhadap hal yang dianggap remeh bagi orang dewasa. Namun, sebenarnya mereka sedang berusaha mendapatkan dukungan, bukan malah diremehkan dengan “Anak laki-laki nggak boleh nangis”, “Berhenti mensngis!”, atau “Jangan marah!,”.

Anak yang dapat mengendalikan perasaan mereka akan tumbuh dewasa menjadi seseorang yang tangguh tanpa emosi yang meledak-ledak.

Nah, itulah beberapa dampak buruk dari kesalahan pola asuh orang tua terhadap kehidupan anak. Bagimu yang sudah atau bersiap menjadi ornag tua, yuk belajar dari kesalahan-kesalahan tersebut agar dapat menjadi orang tua yang berpengaruh baik untuk anak! (Lip/IB27/E03)