Kesal Anak Terus di Rumah, Ibu-Ibu Demo Tuntut Sekolah Kembali Dibuka

Kesal Anak Terus di Rumah, Ibu-Ibu Demo Tuntut Sekolah Kembali Dibuka
Aksi demonstrasi ibu-ibu menuntut sekolah kembali dibuka. (Kompas)

Takut anaknya jadi bodoh karena empat bulan nggak masuk sekolah, ibu-ibu di Pamekasan ini menuntut sekolah kembali dibuka. Anak-anak mereka juga diminta ikut demo sambil memakai seragam lengkap dan tas.

Inibaru.id – Pandemi corona membuat sekolah-sekolah di Indonesia tutup berbulan-bulan. Meski membuat anak-anak senang karena di rumah aja dan bisa bermain setiap waktu, hal tersebut justru membuat banyak orang tua resah, seperti yang dirasakan para ibu di Desa Tebul Barat, Kecamatan Pengantenan, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur.

Para ibu ini melakukan aksi demonstrasi di depan sekolah bersama anak-anaknya pada Senin (13/7/2020) lalu. Mereka menuntut sekolah kembali dibuka setelah empat bulan tutup. Menariknya, anak-anak yang ikut demo sudah memakai seragam sekolah lengkap dengan tas.

Aksi mereka viral setelah terekam dalam video. Terlihat, salah seorang guru sekolah menemui ibu-ibu. Salah satunya bahkan mengancam akan mengeluarkan anaknya dari sekolah jika kegiatan belajar-mengajar secara tatap muka nggak kunjung dimulai.

“Jika sekolah ini terus diliburkan, kami akan memindahkan anak kami ke sekolah lain,” ancam ibu dengan kerudung merah.

Kegiatan belajar mengajar jarak jauh. (Twitter/RottingOldWreck)
Kegiatan belajar mengajar jarak jauh. (Twitter/RottingOldWreck)

Usut punya usut, para ibu ini khawatir dengan pendidikan anak-anaknya. Meski pemerintah sudah menjalankan program pendidikan jarak jauh, hal ini dianggap nggak maksimal. Mereka takut anak-anak jadi bodoh akibat hal ini.

Mendengar hal tersebut, Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kabupaten Pamekasan Fatimatuz Zahrah angkat bicara. Dia mengaku belum mendapatkan laporan langsung dari kepala sekolah SD tempat terjadinya aksi demonstrasi.

Fatimatuz juga nggak mau sembarangan membuka sekolah jika tidak ada instruksi dari pemerintah, tepatnya Menteri Pendidikan.

“Tetap nggak bisa dibuka (kalau tanpa instruksi). Kalau dibuka bisa melanggar SKB Menteri,” terangnya.

Ada Sekolah yang Sudah Dibuka Kembali

Kegiatan belajar tatap muka langsung. (Bbc/Antara)<br>
Kegiatan belajar tatap muka langsung. (Bbc/Antara)

Berbeda dengan sekolah-sekolah di Provinsi Jawa Timur yang belum dibuka karena masih berada dalam zona merah Covid-19, pihak sekolah di zona hijau justru sudah kembali menjalankan kegiatan belajar tatap muka.

Tercatat, 104 kabupaten serta kota di Indonesia telah menerapkannya. Salah satunya adalah di Kota Pariaman, Sumatera Barat. Meski begitu, yang boleh masuk sekolah hanya siswa kelas empat SD ke atas, SMP, dan SMA sederajat.

Para siswa ini diwajibkan memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, dan hanya belajar di sekolah dari pukul 07.30 hingga 10.15 WIB. Siswa yang datang ke sekolah juga digilir agar nggak terlalu banyak.

Kalau menurut kamu, apakah sekolah perlu dibuka kembali di tengah pandemi Covid-19 yang masih belum bisa dikendalikan ini, Millens? (Kom/IB09/E03)