Keren, Satpam Bank Ini Viral Setelah Bantu Teman Tuli Tarik Tabungan!

Keren, Satpam Bank Ini Viral Setelah Bantu Teman Tuli Tarik Tabungan!
Satpam di Banyumanik bernama Kurniawan dapat penghargaan setelah bantu tuna rungu. (Twitter/@MustikaUngu)

Kurniawan, seorang satpam di salah satu bank di Banyumanik, Kota Semarang mendapat penghargaan setelah membantu teman tuli bernama Widi Utami. Sang satpam dianggap menjadi contoh tentang memberikan perlakuan yang baik bagi para penyandang disabilitas. Seperti apa ceritanya, ya?

Inibaru.id –  Lewat akun Twitternya @mustikaungu, Widi Utami menceritakan pengalamannya dibantu seorang satpam ketika menarik tabungan di salah satu bank. Perempuan berusia 28 tahun itu mengidap tuli dan kesulitan membaca gerak bibir di tengah protokol memakai masker saat pandemi. Padahal teman tuli sangat mengandalkan gerak bibir untuk berkomunikasi.

Nggak kehilangan akal, akhirnya Widi menulis di sebuah kertas jika dirinya pengin menarik uang tabungannya. Lalu Widi menyerahkan pesan itu pada seorang satpam bank yang berada di Banyumanik, Semarang, Jawa Tengah pada Kamis (4/6/2020) lalu.

“Pak/Ibu, saya tuna rungu. Saya tidak bisa memahami omongan kalau pakai masker. Saya minta tolong ditulis aja, ya.

"Saya ke sini mau ambil uang Tabunganku. Terima kasih,” tulis Widi.

Isi catatan Widi Utami untuk sang satpam. (Twitter/@MustikaUngu)
Isi catatan Widi Utami untuk sang satpam. (Twitter/@MustikaUngu)

Satpam yang menerima catatan tersebut adalah Kurniawan. Sang satpam pun responsif membalas tulisan Widi dan membantunya ketika berada di Teller.

"Jumlahnya berapa? Buku tabungan , KTP, ATM, dibawa? Nomor antriannya berapa?

Nanti kalau sudah 41 saya bantu di teller ya Bu?" balas Kurniawan.

Kemudian, Widi menceritakan sang satpam yang menemaninya dari proses mengisi slip sampai penarikan tabungan di teller. Kurniawan juga memberitahu dia ketika nomor antrian dipanggil sehingga proses penarikan uang bisa dilangsungkan dengan lancar.

Teller berbicara, satpam yang menuliskannya untukku," ujar Widi dalam cuitannya.

Perempuan yang juga menggeluti dunia blogging tersebut nggak menyangka jika cuitan pengalaman dia viral di media sosial. Hingga Sabtu (6/6) cuitan itu mendapat lebih dari 13,8 ribu retweet dan disukai lebih dari 28,2 ribu akun.

Widi dan warganet terharu atas sikap yang dilakukan satpam tersebut. Dalam cuitannya, Widi berpesan pada teman tuli agar berani menyampaikan keperluan, khususnya jika berada di tempat umum. Dengan berani bertindak seperti itu, diharapkan sistem pelayanan bagi penyandang disabilitas akan lebih baik lagi ke depannya.

Widi Utami saat dihubungi pihak bank. (Twitter/@MustikaUngu)
Widi Utami saat dihubungi pihak bank. (Twitter/@MustikaUngu)

Ketika status itu viral, Widi dihubungi oleh pihak bank tempatnya menabung. Nggak lama kemudian dia mendapat kabar bahwa satpam yang membantunya dapat penghargaan. Widi mengaku sangat senang mengetahui hal itu. Dia berharap ke depan cara pandang inklusif yang dilakukan oleh Kurniawan bisa membumi di Indonesia.

"Ada kabar reward dari pusat untuk pak satpam, dapat (penghargaan) kemarin sore."

"Seneng banget. Semoga inklusifitas makin membumi di Indonesia," tutur Widi.

Salah seorang akun warganet @SuryaSahetapy mengungkapkan pandangannya pula terkait pengalaman yang dialami oleh Widi.

“Colek @bank_indonesia agar memberikan rekomendasi ke bank se-Indonesia: memperkerjakan pegawai Tuli dan pegawai/satpam untuk bank dilatih agar bisa berinteraksi Tuli.” Tulisnya.

Semoga kawan-kawan tuli terwadahi aspirasinya ya, Millens! Terima kasih pula untuk pak satpam yang telah memberikan inspirasi! (Kom/MG26/E07)