Puluhan Penyu di Pesisir Paloh Mendadak Mati

Sejumlah penyu terdampar dalam keadaan mati di sepanjang pesisir Paloh, Kalimantan. Penyu-penyu itu mati lantaran keracunan limbah kimia yang ada di laut.

Puluhan Penyu di Pesisir Paloh Mendadak Mati
Penyu di pesisir Paloh. (Cnnindonesia.com)

Inibaru.id – Kabar menyedihkan datang dari fauna Indonesia, Millens. Sebanyak 21 ekor penyu ditemukan terdampar dalam keadaan mati dan membusuk di pesisir Paloh, Kalimantan Barat. Bangkai penyu itu ditemukan secara berturut-turut sejak 6 Februari hingga 7 April 2018.

Wwf.or.id, Rabu (11/4/2018), menulis, penyu-penyu itu ditemukan secara terpisah di pesisir Paloh. Hampir semua penyu itu ditemukan dalam kondisi mati dan membusuk. Hanya penyu yang ditemukan pada 9 Februari lalu yang ditemukan hidup. Namun, setelah sembilan hari direhabilitasi penyu tersebut mati lantaran sakit parah.

Karena penasaran, tim gabungan BKSDA Kalimantan Barat, BPSPL Pontianak, World Wide Fund for Nature (WWF) Indonesia dan tim medik Flying Vet Indonesia segera melakukan tindakan bedah bangkai. Setelah diteliti, penyu-penyu itu mati karena keracunan limbah kimia B3. Limbah itu mirip dengan aspal dan dikategorikan berbahaya.

Sementara itu, ada pula penyu yang terdampar dalam keadaan sakit dan mengalami malnutrisi. Ini karena lambung mereka tersumbat sampah plastik berukuran besar yang dikonsumsinya.

Tim gabungan itu lantas melakukan observasi kondisi perairan pesisir Paloh. Berdasarkan temuan itu, mereka menemukan banyak tali plastik yang tersangkut di alga merah yang menjadi pakan penyu hijau. Nggak hanya itu, sampah plastik lainnya seperti botol plastik, pembungkus makanan, dan kantong plastik juga ditemukan di sepanjang garis pantai. Material hitam yang menyerupai aspal bahkan memenuhi pasir putih.

Padahal, pesisir Paloh merupakan habitat penting bagi empat jenis penyu di antaranya penyu hijau (Chelnia mydas), penyu sisik (Eretmochelys imbricate), penyu lekang (Lepidochelys olivacea), dan penyu balimbing (Dermochelys coriacea). Perairan ini juga menjadi habitat pakan, habitat perkawinan, dan jalur migrasi penyu lantaran berbtasan langsung dengan Laut Cina. Waduh, kasihan banget ya, Millens.

Saat ini, pencemaran terjadi dimana-mana termasuk di laut. Hal itu semestinya bisa diantisipasi dengan menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kebersihan laut. Nah, ini menjadi pekerjaan rumah bersama untuk dapat menjaga ekosistem laut. Yah, semoga habitat penyu-penyu itu bisa segera pulih ya agar nggak ada lagi penyu yang mati. (IB08/E04)