Pengguna Sabu Biasanya Kurus, Kok Nunung Nggak? Ini Penjelasannya!

Pengguna Sabu Biasanya Kurus, Kok Nunung Nggak? Ini Penjelasannya!
Nunung masih bertubuh gemuk meski 20 tahun mengonsumsi sabu. (Rmol.id)

Perubahan ukuran tubuh biasanya terjdi pada pengguna narkoba terlebih jenis sabu seperti yang digunakan oleh Nunung. Namun nyatanya Nunung nggak menampakan hal demikian. Mengapa?

Inibaru.id - Setelah ditangkap karena sudah terbukti menggunakan narkoba jenis sabu, Nunung atau yang bernama asli Tri Retno Prayudati terus menjalani pemeriksaan.

Bentuk tubuh Nunung yang terbilang gemuk menuai sejumlah pertanyaan. Sebab biasanya, menurut pemahaman umum pengguna narkoba cenderung mengalami penurunan berat badan dan tampak kurus.

Namun hal tersebut dijelaskan lebih terang oleh Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat Badan Narkotika Nasional (BNN) dr Shilvya Febrina Irawan MSi. Katanya, kurus nggak serta merta terjadi pada pemakai narkoba.

"Sabu ini bekerja sebagai stimulan atau perangsang, jadi penggunanya terus beraktivitas tanpa lelah. Nah karena beraktivitas tanpa henti ini jadi lupa makan sehingga kurus. Pola makan yang tidak teratur akhirnya juga mengakibatkan penurunan berat badan," kata dr Shilvya dilansir dari Detik (20/7).

Dampak penurunan berat badan biasanya akan terjadi setelah pengguna sudah memakai dalam kurun waktu tertentu. Namun jika pengguna belum terlalu lama memakainya, efek penurunan berat badan tersebut belum tentu terjadi. Tapi dampak berbeda juga bisa hadir pada tiap pengguna.

Terlepas dari bisa menurunkan berat badan atau nggak, Dr. Shilvya kembali mengingatkan bahaya sabu. Sabu sebagai golongan 1 dalam kategori narkoba dapat berdampak paling tinggi daripada yang lain. Efek adiksi tersebut dapatmenyebabkan kerusakan otak, saraf, dan organ tubuh lain hingga kematian.

Wah, seram juga ya, Millens, dampaknya. Yuk jauhi narkoba. Bahaya. (IB28/E05)

Tags : #Nunung #Narkoba