Kembangkan Ekonomi Syariah di Indonesia, Medcom.id Gandeng MES untuk Kerjasama

Medcom.id bekerjasama dengan Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) untuk mengembangkan ekonomi syariah di Indonesia.

Kembangkan Ekonomi Syariah di Indonesia, Medcom.id Gandeng MES untuk Kerjasama
Pemred Medcom.id Abdul Kohar (kanan) berjabat tangan dengan Ketua umum Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) DKI Jakarta Rezza Artha (kiri), setelah penandatanganan MoU. (Medcom.id/Aulia)

Inibaru.id - Sobat Millens, tahukah kamu jika perkembangan ekonomi syariah di Indonesia bisa dibilang masih rendah? Yap, minimnya edukasi masyarakat tentang ekonomi syariah membuat Medcom.id menjalin kerjasama dengan Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) DKI Jakarta. Keduanya menandatangani nota kesepahaman (Memorandum of Understanding) untuk mengembangkan ekonomi syariah di Indonesia. Penandatanganan ini dilakukan di Gedung Metro TV Kamis (22/3/2018).

Abdul Kohar selaku Pemimpin Redaksi Medcom.id menjelaskan bahwa Indonesia memiliki potensi untuk mengembangkan ekonomi syariah. Menurutnya, pada 2021 perputaran ekonomi syariah Indonesia mencapai 6,3 triliun dolar AS dalam skala global.

Baca juga:
Anak dari TKI yang Dihukum Mati Tulis Surat untuk Jokowi
Akibat Letupan Gas Beracun, Kawah Ijen Ditutup

Memanfaatkan generasi millennial adalah salah satu cara untuk mengembangkan ekonomi syariah. Pasalnya, generasi millennial-lah yang sering mengakses informasi menggunakan gawai alias gadget. Dari situ mereka akan bisa didorong agar paham betul tentang perilaku berbelanja secara syariah. 

"Pasar milenial yang kurang lebih 40 persen perlu pemahaman prinsip ekonomi syariah," ujar Abdul Kohar.

Ketua Umum MES DKI Jakarta Rezza Artha mengatakan media juga punya peran penting untuk mengubah perilaku masyarakat. Selain itu, media juga menjadi sarana pengembangan untuk membangkitkan ekonomi syariah dengan konten-konten positif. Yap, Sobat Millens sepakat kan?

“Dibutuhkan lebih banyak peran media untuk dapat mengedukasi ekonomi syariah karena pangsa pasar keuangan syariah di Indonesia masih rendah yakni hanya sekitar enam persen,” tambahnya.

Baca juga:
Membersihkan Sampah Antariksa dengan Laser
Plot Twist Tak Terduga dalam Sekuel "Pacific Rim"

Nggak hanya Abdul Kohar dan Rezza Artha, acara penandatanganan ini juga dihadiri oleh Ketua Tim P3H Riyanto Sofyan dan GM Marketing Sales Avi Pranantha.

Wah, kerjasama yang oke banget nih, terutama untuk perkembangan ekonomi syariah masyarakat Indonesia. Yuk, Sobat Millens juga harus ikut ambil bagian dari upaya tersebut ya. Hehehe.... (TS/IP)