Grup Whatsapp Bisa Disusupi Orang Nggak Dikenal?

Whatsapp memiliki fitur layanan untuk membangun sebuah grup obrolan. Namun kelemahannya, orang nggak dikenal bisa menyusup masuk ke grup Whatsapp. Benarkah selemah itu?

Grup Whatsapp Bisa Disusupi Orang Nggak Dikenal?
Fitur-fitur chat grup dalam Whatsapp. (Whatsapp.com)

Inibaru.id – Sekelompok periset kriptografi dari Ruhr-University Bochum, Jerman, menemukan kekurangan dalam grup percakapan pribadi Whatsapp. Mereka mengklaim, grup obrolan pribadi ternyata bisa disusupi orang nggak dikenal tanpa izin "mimin" grup.

Seperti kita tahu, sejatinya seseorang harus mendapatkan undangan dan izin dari administrator untuk masuk ke dalam suatu grup. Namun, cara ini ternyata memiliki kelemahan.

Seperti ditulis Asatunews.co.id, Kamis (11/1/2018), kelompok periset kriptografi itu melaporkan kelemahan itu dalam Konferensi Keamanan Crypto Real World di Zurich, Swiss, yang berlangsung Rabu (10/1).

Baca juga:
Lampu SUGBK Lebih Terang Dari Wembley
Iriana Widodo, Cuitanmu Merdu!

Menurut mereka, siapapun yang mengontrol server aplikasi dapat memasukkan orang baru ke obrolan kelompok pribadi tanpa memerlukan izin admin. Caranya adalah dengan mengundang orang ke grup via link.

Dengan cara tersebut, telepon dari setiap peserta dalam kelompok secara otomatis akan membagikan kunci rahasia dengan anggota baru. Ini akan memberi akses penuh untuk melihat pesan selanjutnya.

“Hanya administrator grup Whatsapp yang dapat mengundang anggota baru," kata Paul Rosler, salah seorang peneliti "Namun, Whatsapp nggak menggunakan mekanisme otentikasi untuk undangan yang nggak bisa ditiru servernya sendiri.” 

Anggota penyusup memang nggak bisa melihat pesan grup sebelumnya. Namun, dia bisa dapat informasi dari pesan berikutnya. Nah, inilah yang dikhawatirkan. Bisa saja penyusup itu membocorkan rahasia percakapan atau mengacaukan obrolan grup.

Namun begitu, kita nggak perlu takut ya, Sobat Millens, karena konon Whatsapp sedang menguji fitur baru yang bakal membatasi populasi grup dengan fitur “Grup Dibatasi”. Dengan cara ini, administrator bakal diberi wewenang untuk membatasi postingan para anggotanya.

Baca juga:
Legenda Antariksa John Young Tutup Usia
Google Rayakan 25 Tahun Rafflesia Arnoldi

Jika "dibatasi", anggota lain hanya bisa membaca pesan mereka dan nggak akan bisa memberi tanggapan. Mereka harus menggunakan tombol “Pesan Admin ” untuk mengirim pesan atau apapun ke dalam grup.

Aih, lega deh. Jadi, nggak perlu terlalu khawatir grup Whatsapp kita bakal disusupi orang yang nggak diinginkan ya, Millens. (ANG/GIL)