Kekurangan ICU untuk Pasien Covid-19, RS Panti Wilasa Semarang Buka Donasi

Kekurangan ICU untuk Pasien Covid-19, RS Panti Wilasa Semarang Buka Donasi
RS Panti Wilasa dr Cipto. (Inibaru.id/ Audrian F.)

Rumah Sakit Panti Wilasa dr Cipto Semarang membuka donasi dengan target Rp 5 miliar untuk membangun ICU khusus pasien Covid-19. Hal ini disebabkan oleh ruangan yang ada kini nggak lagi cukup untuk memampung pasien.

Inibaru.id- Rumah Sakit Panti Wilasa dr Cipto Semarang diketahui mencari donasi secara daring untuk membangun intensive care unit (ICU) secara daring. Rumah sakit lini tiga di Kota Semarang ini membutuhkan dana sebesar Rp 5 miliar untuk membuat ICU khusus pasien Covid-19.

Penggalangan dana ini dilakukan langsung oleh pihak rumah sakit memalui pedulisehat.id, salah satu platform donasi kesehatan di Indonesia. Donasi tersebut sudah berjalan selama enam hari dan baru mengumpulkan dana sebesar Rp 16,5 juta pada Senin (14/9).

Dalam detail kampanye dituliskan bahwa dana ini bakal digunakan unuk menambah tempat tidur ICU untuk pasien Covid-19. Manajemen berupaya menyiapkan ruang ICU dengan kapasitas 8 tempat tidur yang dilengkapi dengan tata udara, serta peralatan yang memadai untuk merawat pasien Covid-19 yang dalam kondisi kritis.

Penggalangan dana di <i>pedulisehat.id. </i>(Pedulisehat)
Penggalangan dana di pedulisehat.id. (Pedulisehat)

Nantinya, ruang ICU tersebut bakal diberi nama Ruang Harapan. Sebab mereka percaya ada harapan dan pertolongan dari semua pihak untuk berjuang melawan Covid-19.

Beda dengan ICU Pasien Biasa

Pihak rumah sakit juga menjelaskan bahwa ruang ICU untuk pasien Covid-19 berbeda dengan ICU untuk pasien biasa. Hal ini karena ICU untuk pasien Covid-19 harus dilengkapi dengan pengatur kondisi udara memadai yang meliputi tekanan udara ruang, suhu, kelembapan serta aliran udara.

Semua sistem yang ada di dalamnya bertujuan untuk mencegah penularan ke pasien maupun tenaga medis.

Ruang ICU pasien Covid-19 juga memerlukan peralatan pendukung seperti alat bantu napas (ventilator), alat monitoring pasien, alat untuk memberikan resusitasi (bantuan hidup) dan peralatan pendukung lainnya untuk memasukkan obat secara tepat.

Ilustrasi: Ruang ICU pasien Covid-19. (Kabar24)
Ilustrasi: Ruang ICU pasien Covid-19. (Kabar24)

Yang menjadi pembeda lainnya adalah, ruang ICU tersebut juga harus dilengkapi dengan pintu keluar masuk yang aman bagi tenaga kesehatan. Hal tersebut bertujuan untuk mencegah penularan Covid-19 di antara mereka.

Terkait penggalangan dana ini, Humas Rumah Sakit Panti Wilasa dr Cipto Semarang Petrus Agustinus membenarkannya. Dia mengungkapkan kondisi dua tempat tidur ICU dengan dua ventilator yang saat ini ada nggak memadai untuk merawat pasien Covid-19 akibat bertambahnya pasien.

“Jumlah (2 ICU) itu masih kurang. Kami gagal mendapatkan rujukan ke rumah sakit lain. Diharapkan dengan perkiraan biaya (Rp 5 miliar) itu bisa sudah siap dalam waktu tiga bulan ke depan,” ungkap Agustinus.

Rencananya, pembangunan delapan ruang ICU tersebut bakal ditempatkan di bekas aula rumah sakit yang sebelumnya digunakan untuk tempat rawat inap.

“Ruangan yang diproyeksikan untuk ruang ICU itu memang sudah ada sekat, karena bekas bangsal rawat inap. Tapi ini perlu interior dan alat-alat penunjang untuk penanganan pasien COVID-19 yang khusus. Sebab kami lihat sendiri peningkatannya (pasien virus corona) di Semarang begitu signifikan,” tambahnya.

Buatmu yang pengin berdonasi untuk Rumah Sakit Panti Wilasa dr Cipto, bisa langsung meluncur ke pedulisehat.id ya, Millens! (Idn/IB27/E03)