Wisman Malaysia Jadi Korban Tewas di Wisata Tubing Magelang

Empat wisatawan tewas saat banjir bandang tiba-tiba menerjang sungai yang dipakai untuk tubing . Salah satunya korban tewas diketahui WNA asal Malaysia.

Wisman Malaysia Jadi Korban Tewas di Wisata Tubing Magelang
Ilustrasi korban meninggal. (Tabloidbintang)

Inibaru.id – Musibah yang terjadi di wisata tubing Kali Gono, Tampir Wetan, Candimulyo, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah mengakibatkan empat korban tewas, Rabu (13/3/2019). Sejumlah korban lainnya menderita luka-luka. Salah satu korban tewas diketahui merupakan warga negara Malaysia.

Kejadian nahas itu terjadi saat para wisatawan menyusuri Kali Gono menggunakan ban karet. Mereka yang terbagi menjadi tiga kelompok itu sudah sampai pada bendungan sungai. Sepuluh menit kemudian, banjir bandang menerjang sungai yang mereka susuri. Dari 12 orang yang ikut tubing, empat di antaranya tertelan air denga debit tinggi itu.

Kapolres Magelang AKBP Yudianto Adhi Nugroho di Magelang mengatakan, para peserta berasal dari beberapa kota di Indonesia seperti Semarang, Yogyakarta, dan Jakarta. Hanya satu orang saja yang berasal dari Malaysia.

"Sekitar 10 menit kemudian tiba-tiba datang air dalam debit yang cukup besar menerjang semua peserta termasuk pemandu tubing. Sebagian bisa menyelamatkan diri tapi empat orang hanyut dan ditemukan meninggal dunia di sekitar 1 kilometer dari lokasi awal," kata Yudi seperti ditulis Kompas.com, Kamis (14/3).

Dari insiden ini, polisi masih melakukan penyelidikan serta memeriksa sejumlah saksi. Sementara itu, empat korban meninggal dibawa ke RSUD Muntilan dan beberapa korban luka dirawat di RST dr Soedjono Magelang.

Keluarga Sudah Ikhlas

Dini hari tadi, tiga jenazah korban dibawa pulang keluarga masing-masing menuju Bandung dan Jakarta. Sementara, untuk jenazah korban berwarga negara Malaysia masih berada di kamar mayat RSUD Muntilan hingga Kamis (14/3) pagi.

Yudi juga mengatakan keluarga korban nggak ada yang mengajukan tuntutan apapun atas kejadian nahas tersebut. Mereka mengaku sudah mengikhlaskan kerabatnya dan bahkan datang membawa ambulans dari masing-masing daerah.

"Ya semalam karena mereka tidak menuntut, tidak ada keinginan melanjutkan, sudah ikhlas dan sudah datang dengan membawa ambulans dari masing-masing daerah. Kita serahkan (jenazah) kepada keluarganya," pungkasnya seperti ditulis Detik.com, Kamis (14/3)

Semoga pihak keluarga diberi kesabaran dan ketabahan, ya, Millens. Mulai sekarang perlu berhati-hati lagi nih kalau pengin wisata alam saat sedang musim hujan. Semoga nggak terulang kejadian serupa. (IB07/E04)