Kebanyakan Minum Boba, Gadis Ini Sempat Lumpuh!

Kebanyakan Minum Boba, Gadis Ini Sempat Lumpuh!
Boba memiliki kadar gula yang sangat tinggi sehingga bisa memicu kelumpuhan. (Flickr/wlscience)

Pengguna akun Twitter @dangobulet menceritakan kisahnya sempat lumpuh dan kakinya hampir diamputasi gara-gara kebanyakan minum Boba. Apakah minuman ini seberbahaya itu?

Inibaru.id – Pemilik akun @dangobulet di media sosial Twitter baru-baru ini membuat gempar warganet karena mengaku pernah mengalami kelumpuhan gara-gara hobi minum minuman yang digemari anak muda masa kini, boba. Seperti apa ya ceritanya?

Boba, bubble tea, atau milk tea memang belakangan ini digandrungi banyak orang. Nggak hanya di Indonesia, banyak anak muda di seluruh dunia yang menyukainya. Rasanya manis dan menyegarkan, apalagi ditambah dengan adanya bola-bola dari tepung tapioka yang disebut sebagai boba. Rasanya pun semakin mantap.

Masalahnya, banyak orang yang sembarangan minum boba karena nggak menyadari bahaya dari minuman ini jika dikonsumsi terlalu banyak. Salah satunya adalah pemilik akun @dangobulet bernama Ranya. Gadis berusia 20 tahun asal Bekasi, Jawa Barat ini mengunggah kisahnya di runtutan thread  yang isinya adalah pengalaman sempat lumpuh akibat minuman ini pada Sabtu (26/9/2020).

Boba hampir membuat kaki seorang gadis diamputasi. (Flickr/

Gerald Angeles)
Boba hampir membuat kaki seorang gadis diamputasi. (Flickr/ Gerald Angeles)

Saat dikonfirmasi, Ranya mengaku kakinya hampir diamputasi kalau saja kondisinya nggak ditangani sesegera mungkin.

“Dalam sehari bisa aku minum boba dua gelas sendirian. Dalam seminggu, bisa tiga atau empat harian aku terus minum boba. Selain doyan, penjualnya juga dekat,” cerita Ranya.

Sebagaimana kebanyakan penggemar boba, Ranya nggak tahu kalau minuman ini nggak boleh dikonsumsi terlalu banyak. Dia juga nggak merasakan masalah buang air kecil ataupun buang air besar. Hingga, tiba-tiba saja dia mengalami kelumpuhan.

“Satu hari, kaki kananku dipakai jalan tahu-tahu lemas sendiri. Aku pikir awalnya pegal biasa, ternyata bukan,” ucap Ranya.

Dia pun memeriksakan kakinya pada Maret 2020. Ternyata, kadar gula darahnya sudah sangat tinggi, lebih dari angka 600 yang menandakan sangat berbahaya. Akibat hal ini, fungsi saraf kakinya mengalami masalah hingga membuatnya lumpuh.

Minuman manis seperti boba bisa membuat kadar gula darah dan saraf mengalami masalah. (Flickr/cezzie901)
Minuman manis seperti boba bisa membuat kadar gula darah dan saraf mengalami masalah. (Flickr/cezzie901)

Dokter pun memintanya melakukan fisioterapi demi mengembalikan kondisi kakinya. Ranya juga diminta untuk membatasi minuman dan makanan manis agar kadar gula darahnya kembali normal.

“Kalau kadar gula (minuman atau makanan yang dibeli) lebih dari 8 gram, aku nggak bakal beli lagi,” ucapnya.

Ranya kini sudah benar-benar berhenti minum boba karena trauma. Dia pun menyarankan siapa saja untuk lebih berhati-hati mengonsumsi makanan dan minuman manis. Kamu juga harus ikuti saran dari Ranya ini, ya Millens? (Det/IB09/E05)