Kawasan Hutan Pinus Gunung Slamet Terbakar, Jalur Pendakian Ditutup

Kawasan hutan pinus di lereng timur Gunung Slamet, Jawa Tengah terbakar pada Rabu (11/9/2019) siang. Atas kejadian ini, jalur pendakian di Gunung Slamet ditutup sementara.

Kawasan Hutan Pinus Gunung Slamet Terbakar, Jalur Pendakian Ditutup
Kawasan Hutan Pinus-Gunung Slamet Terbakar. (Kompas/ Mohamad Iqbal Fahmi)

Inibaru.id – Kawasan hutan pinus di lereng timur Gunung Slamet, Jawa Tengah terbakar pada Rabu (11/9/2019) siang. Sepanjang 1 hektare kawasan hijau di gunung terbesar di Pulau Jawa tersebut diamuk si Jago Merah.

Menurut kader Taruna Siaga Bencana (Tagana) Purbalingga Suyatno Karsum, lokasi hutan pinus yang terbakar berada sekitar 200 meter sebelah selatan jalur pendakian Gunung Slamet via Pos Bambangan, atau sekitar1 kilometer dari jalur pendakian Gunung Slamet via Pos Gunung Malang.

“Titik api mulai terlihat sekitar pukul 10.00 WIB, lokasinya dari kebun warga hanya berjarak sekitar 300 meter,” kata Suyatno.

Dilansir dari laman regional.kompas, ,Rabu (12/9/2019) upaya pemadaman api dibagi menjadi empat sektor, masing-masing ditangani 25 personel dari Tagana, SAR, Aremba, dan Purbalingga Reaksi Cepat (PRC), serta warga Dusun Bambangan Desa Kutabawa dan Dusun Gunungmalang Desa Serang Kecamatan Karangreja.

Hingga saat ini, belum diketahui penyebab pasti kebakaran. Namun, dugaan sementara karena puntung rokok.

“Karena pendakian masih ditutup, kami menduga (rokok) milik pencari kayu, untuk kedepan kami lakukan pencegahan dengan sosialisasi terhadap masyarakat, terebih saat puncak musim kemarau seperti sekarang kebakaran hutan semakin rawan,” tambah Suyatno.

Kendati begitu, Kamis (12/9) siang tadi api berhasil dipadamkan seluruhnya. Musim kemarau hampir ada di puncaknya. Jadi, hati-hati ya kalau menyalakan api, Millens.(IB24/E04)