Karena Google Bukan Dokter, Kalau Sakit Segeralah Periksa

Karena <em>Google</em> Bukan Dokter, Kalau Sakit Segeralah Periksa
Ilustrasi depresi. (Huffington Post)

Belakangan ini, banyak orang yang mulai peduli dan sadar akan pentingnya kesehatan mental. Namun, nggak sedikit pula orang yang menganggap memiliki gangguan kesehatan mental merupakan sesuatu yang keren. Duh, jangan sampai deh!

Inibaru.id – Pernah nggak sih kamu merasakan gejala sakit tapi nggak langsung membawanya ke dokter? Kamu malah asyik mencari tanda-tandanya di internet dan mencocokkannya dengan apa yang kamu rasakan. Kalau kamu pernah melakukan hal itu, berarti kamu melakukan self diagnosis.

Self diagnosis merupakan upaya mendiagnosis diri sendiri berdasarkan informasi yang didapatkan secara mandiri, seperti dari internet, teman, keluarga atau bahkan pengalaman di masa lalu. Informasi-informasi itu lantas dijadikan pijakan untuk menyimpulkan masalah kesehatan fisik maupun mental yang kamu alami. Padahal bekal itu belum tentu valid.

Bila kamu merasakan gejala sakit, sebaiknya lakukan pemeriksaan lanjutan ke dokter untuk memastikan apa yang sedang kamu alami. Dugaan terhadap suatu penyakit nggak dapat disimpulkan dengan hanya membaca artikel di internet, Millens.

Kalau self diagnosis terus dilakukan, bahaya ini bakal menghantuimu.

Diagnosis yang Salah

Hal pertama yang membahayakan dalam mendiagnosis secara mandiri adalah jika diagnosismu salah. Sebagai contoh, bila sering batuk, penyakit yang kemungkinan kamu alami adalah flu, gangguan saluran pernapasan, asam lambung, dan lain-lain. Namun, ketika kamu langsung mengira-kira penyakit apa yang kamu alami dan ternyata perkiraanmu salah, itu akan berakibat mengonsumsi obat yang nggak tepat.

Kemungkinan Gangguan Kesehatan yang Lebih Serius

Gejala psikologis yang kamu alami bisa jadi merupakan dampak dari kesehatan fisik yang terganggu. Seperti contoh, tumor otak dapat memengaruhi bagian otak yang mengatur emosi dan kepribadian. Saat merasakan gejala-gejala itu kamu langsung mendiagnosis dirimu terkena gangguan kepribadian. Padahal bisa saja tumor ganas sedang bersarang di otakmu. Duh, ngeri!

Salah Minum Obat

Jika kamu salah dalam mendiagnosis diri sendiri, kemungkinan pengobatannya pun juga salah. Risiko yang kamu dapatkan bakal semakin besar jika kamu salah dalam mengonsumsi obat atau menjalani metode pengobatan yang nggak disarankan secara medis.

Memicu Gangguan Kesehatan yang Lebih Parah

Mendiagnosis diri sendiri nggak hanya menimbulkan kekeliruan, tapi juga berbahaya bagi kesehatan. Jika nggak disikapi dengan bijak, informasi kesehatan yang seharusnya bermanfaat justru dapat menimbulkan kekhawatiran berlebihan.

Saat mengalami gejala suatu penyakit, sebaiknya segeralah pergi ke dokter untuk berkonsultasi agar mengetahui penyebab pastinya. Hindari self diagnosis karena hal itu berbahaya bagi kesehatanmu, Millens. (IB24/E04)