Karena Angin Kencang, Seorang Balita Terbawa Terbang setelah Terjerat Ekor Layang-Layang

Karena Angin Kencang, Seorang Balita Terbawa Terbang setelah Terjerat Ekor Layang-Layang
Ilustrasi: Seorang gadis kecil di Taiwan hampir celaka lantaran tersangkut benang dan terbang bersama layang-layang yang diembus angin kencang. (Inibaru.id/ Triawanda Tirta Aditya)

Peristiwa ini terjadi di Taiwan. Seorang balita terbawa terbang lantaran terlilit ekor layang-layang setelah angin kencang mendadak menerpa. Gimana kejadiannya?

Inibaru.id - Seorang balita di Taiwan hampir celaka setelah terjerat layang-layang. Peristiwa nahas itu berlangsung saat Festival Layang-layang Internasional 2020 tengah digelar di Pelabuhan Nanliao, Kota Hsinchu, belum lama ini.

Mengutip Taiwan News, Hsinchu memang terkenal sebagai wilayah dengan anginnya yang kencang. Nah, waktu itu, angin kencang mendadak muncul dan menghantam pelabuhan Nanliao, menyebabkan sebuah layang-layang berekor panjang melesat diembus angin.

Entah gimana, seorang bocah berusia tiga tahun terjerat ekor layang-layang itu dan ikut terbawa terbang. Dalam sebuah video yang diunggah di Facebook, bocah yang diketahui bernama Lin ini terlihat terbang cukup tinggi. Pengunjung yang menyaksikan peristiwa itu pun mulai berteriak histeris.

Beruntung, setelah beberapa detik terayun di udara, seseorang berhasil menarik layang-layang tersebut. Sedangkan di sisi lain, beberapa orang sudah bersiap menangkap bocah itu. Lin yang panik pun akhirnya berhasil diselamatkan.

Hanya Luka Ringan

Seorang balita berusia tiga tahun terjerat ekor layang-layang dan ikut terbang diembus angin. (Taiwan News)
Seorang balita berusia tiga tahun terjerat ekor layang-layang dan ikut terbang diembus angin. (Taiwan News)

Akibat terlilit ekor layang-layang ini, gadis kecil tersebut dikabarkan hanya mengalami luka ringan di wajah dan leher. Begitu mendarat, dia segera dibawa ke rumah sakit oleh ibu dan penyelenggara festival.

Karena insiden ini, pemerintah kota selaku pihak penyelenggara festival pun langsung membatalkan seluruh acara tersebut. Bahkan, Walikota Lin Chih-chien membuat permintaan maaf melalui akun Facebook-nya atas insiden balita terbang ini.

“Tim pemerintah kota menyampaikan permintaan maaf yang tulus kepada korban dan publik,” ungkapnya.

Dirinya juga menambahkan, terkait insiden ini, pihak berwenang akan melakukan penyelidikan. Hal tersebut ditujukan untuk mencegah hal serupa kembali terjadi pada waktu mendatang.

Di Luar Kendali

Festival layang-layang di Hsinchu. (Hsinchu City Government)
Festival layang-layang di Hsinchu. (Hsinchu City Government)

Sekretaris Jenderal Forum Layang-layang Asia yang berbasis di Taiwan, Chen Ko-fang mengatakan bahwa layang-layang yang menjerat gadis tersebut sebelumnya direncanakan bakal dipakai untuk menyebarkan permen dari langit kepada anak-anak.

Menurutnya, insiden tersebut terjadi di luar kendali petugas. Biasanya, anak-anak akan dijauhkan dari layang-layang itu hingga mengudara. Namun, saat itu petugas nggak menyangka bakal ada angin kencang yang datang, yang konon sampai ke level 7 pada skala Beaufort.

Sebagai informasi, selain menerbangkan berbagai bentuk layang-layang, festival yang sudah diselenggarakan selama empat tahun terakhir ini juga mengadakan pameran layang-layang. Nggak cuma pengrajin lokal, pengrajin asing pun turut meramaikan pameran ini.

Waduh, untung terselamatkan ya, Millens. Semoga si gadis kecil nggak mengalami trauma ya. (Sua/MG33/E03)