Kapur Tulis atau Spidol, Lebih Baik Mana untuk Sekolah?

Kapur Tulis atau Spidol, Lebih Baik Mana untuk Sekolah?
Di sekolah, ada papan tulis yang memakai kapur dan spidol. (Flickr/ashycat)

Ada anggapan sekolah dengan papan tulis spidol lebih maju dibandingkan dengan sekolah yang masih memakai papan tulis kapur. Benar nggak sih?

Inibaru.id – Sekolah memang sudah lama libur karena pandemi Covid-19. Tapi, nggak ada salahnya kan kalau kita membahas tentang fakta-fakta menarik soal sekolah. Salah satunya adalah penggunaan kapur tulis atau spidol. Jika dicermati, di Indonesia ada sekolah yang tetap memakai papan tulis hitam, namun ada juga yang sudah memakai papan tulis dengan spidol. Sebenarnya, lebih baik mana sih, memakai kapur atau spidol di sekolah?

Entah dari mana asalnya, ada anggapan bahwa sekolah yang memakai papan tulis untuk spidol dianggap sebagai sekolah yang lebih modern atau lebih maju. Sementara, kebanyakan sekolah di daerah atau bahkan wilayah terpencil masih memakai papan tulis kapur. Menariknya, di negara-negara maju seperti Jepang, kebanyakan masih memakai papan tulis untuk kapur. Di Tokyo, misalnya, kebanyakan sekolah masih memakai jenis papan tulis ini.

Warganet pemilik akun Yahoo bernama Budiman Ramadhan menyebut penggunaan kapur tulis di sekolah-sekolah Jepang ternyata ada alasannya. Papan tulis hitam ternyata memiliki visibilitas lebih baik dari papan tulis spidol. Hal ini disebabkan oleh papan tulis ini menyerap cahaya sehingga tidak akan memantulkan cahaya silau lainnya dari lampu atau luar ruangan. Otomatis, siswa yang duduk di belakang akan tetap bisa melihat tulisan di papan tersebut.

Ternyata, papan tulis yang ditujukan untuk kapur lebih baik dari papan tulis spidol. (Flickr/

Quinn Dombrowski) 
Ternyata, papan tulis yang ditujukan untuk kapur lebih baik dari papan tulis spidol. (Flickr/ Quinn Dombrowski) 

Selain itu, jika dicermati, hasil tulisan dengan spidol di papan tulis belum tentu bisa setebal hasil tulisan dengan kapur. Padahal, ketebalan tulisan ini penting untuk dilihat anak-anak yang duduk di bagian belakang.

Nah di Indonesia, banyak yang mengeluhkan papan tulis untuk kapur bisa menyebabkan debu. Debu ini bisa memicu polisi atau bahkan batuk-batuk. Untungnya, masalah ini sebenarnya sudah diatasi oleh produsen kapur. Ada kok kapur tulis bebas debu alias dust free.

Keberadaan kapur ini dianggap lebih menghemat anggaran belajar mengajar. Papan tulis juga nggak akan memantulkan cahaya sehingga proses belajar siswa nggak akan terganggu.

Melihat fakta ini, jangan sembarangan mencibir sekolah yang masih memakai papan tulis kapur, ya? Bisa jadi mereka sudah tahu soal fakta-fakta kelebihan ini. (Twi/IB09/E05)