Kapan Tol Solo-Yogya dan Bawen-Yogya Dibangun?

Kapan Tol Solo-Yogya dan Bawen-Yogya Dibangun?
Jalan Tol Bawen. (Tandaseru)

Kementerian PUPR mengaku akan mulai mengajukan PPJT untuk membangun Jalan Tol Solo-Yogya dan Bawen-Yogya. Kapan proyeknya bisa dimulai?

Inibaru.id – Rumor tentang pembangunan Jalan Tol Bawen-Yogyakarta dan Solo-Yogyakarta rupanya bukan isapan jempol belaka. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengaku akan segera mengajukan Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT) proyek kedua jalan tol tersebut.

Kompas.com, Sabtu (30/3/2019) menulis, Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR Sugiyartanto telah menemui Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X untuk membahas hal ini.

“Kami akan mengajukan PPJT dulu. Kalau disetujui akan dilanjutkan menjadi Dokumen Perencanaan Pengadaan Tanah (DPPT) dan penetapan lokasi,” ungkap Sugiyartanto.

Setelah proses-proses tersebut, Pemprov DIY yang menerbitkan penentuan lokasi akan segera melakukan proses pembebasan lahan. Proses terakhir inilah yang berpengaruh besar pada durasi pengerjaan jalan tol.

“Kalau proses pembebasan lahan cepat, konstruksinya juga makin cepat. Kuncinya di situ,” lanjut Sugiyartono.

Jalan tol yang akan menghubungkan Provinsi Jawa Tengah dan DIY ini ditargetkan paling lambat dibangun pada 2022. Bahkan, Ditjen Bina Marga ingin jaringan jalan tol ini diperluas hingga Cilacap. Hanya saja, jaringan jalan tol ini harus dibangun secara bersamaan, bukannya secara bertahap layaknya jalan tol pada umumnya.

“Kalau jaringan jalan kan nggak bisa dibangun putus-putus. Jaringannya harus satu pemikiran. Baru setelahnya bisa dibangun secara bertahap sesuai kebutuhan dan materiil yang ada di lapangan,” kata Sugiyartanto.

Keberadaan jalan tol ini diharapkan mampu meningkatkan perekonomian Jawa Tengah dan DIY. Sebelum ini, Sri Sultan Hamengku Buwono X juga telah meminta akses jalan tol yang masuk ke wilayah Yogyakarta.

“DIY punya potensi ekonomi lebih besar karena sudah dikenal sebagai kota wisata dan kota pendidikan. Di sekitarnya juga ada Borobudur, Prambanan, Imogiri, dan banyak pantai. Kalau aksesnya dibangun akan bagus bagi ekonomi,” pungkas Sugiyartanto.

Millens setuju nggak sih kalau ada jalan tol yang bisa mencapai Yogyakarta? (IB09/E04)