Kapan Harus Berhenti Makan Sahur, Imsak atau Azan Subuh?

Kapan Harus Berhenti Makan Sahur, Imsak atau Azan Subuh?
Kapan berhenti makan sahur, saat imsak atau azan subuh? (Inibaru.id/Triawanda Tirta Aditya)

Ada orang yang berhenti makan sahur saat tanda imsak berkumandang. Namun, ada yang masih makan dan minum hingga azan subuh tiba. Mana sih yang benar?

Inibaru.id – Pertanyaan ini pasti jadi perdebatan masyarakat di saat bulan Ramadan; kapan harus berhenti makan sahur, imsak atau azan subuh? Ada yang bersikukuh tetap boleh makan dan minum meski tanda imsak sudah berkumandang. Namun ada yang sudah memilih memulai puasa usai imsak. Mana sih yang benar?

Ketua Bidang Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Asrorun Niam punya pendapat sendiri terkait hal ini. Satu hal yang pasti, dia meminta masyarakat Indonesia berhati-hati agar nggak sampai terlewat untuk memulai puasa.

“Untuk antisipasi agar kita tidak terlewat, masih makan ketika subuh, maka kita sudah mulai meninggalkan larangan puasa di waktu imsak,” ujar Niam, Minggu (3/4/2022).

Biasanya sih ya, imsak tiba 10 menit sebelum azan subuh berkumandang, Millens. Memang, batas waktu sahurnya adalah saat azan tersebut. Namun, alangkah baiknya memang kita sudah mulai menyelesaikan makan dan minum sebelumnya agar tidak terlewat batas memulai puasa.

Lantas, bagaimana jika kita tanpa sengaja makan sahur saat azan subuh sudah berkumandang? Kalau yang ini, Imam Besar Masjid Cut Meutia Jakarta Ustaz Mahfud Mustofa punya jawabannya.

Sebaiknya mulai menghentikan makan dan minum usai mendengar tanda imsak. (Inibaru.id/Triawanda Tirta Aditya)
Sebaiknya mulai menghentikan makan dan minum usai mendengar tanda imsak. (Inibaru.id/Triawanda Tirta Aditya)

Kalau nggak sengaja karena nggak sempat melihat jam atau kurang paham kapan waktu azan subuh tiba, maka nggak masalah untuk segera menghentikan makan dan memulai puasa. Namun, jika sudah tahu ada azan subuh namun tetap makan, maka puasanya bisa dianggap batal.

“Kalau sudah fajar ya, kalau sengaja membiasakan jadi nggak sah puasanya. Fajar itu standar untuk puasa. Azan subuh dinyatakan keluar setelah fajar. Itu pergantian waktu dari malam ke siang,” ujarnya, 16 April 2021.

Sebagaimana yang dianjurkan Niam, Ustaz Mahfud juga menyarankan masyarakat untuk mulai menghentikan makan dan minum usai mendengar tanda imsak. Pengecualian boleh dilakukan jika kamu kesiangan dan baru mulai makan saat memasuki imsak. Yang penting selesai sebelum azan subuh.

“Karena itu dalam keadaan kesiangan ya. Pas imsak baru bangun. Selama belum azan subuh masih boleh (makan dan minum),” sarannya.

Kalau kamu, terbiasa berhenti makan dan minum saat tanda imsak atau azan subuh, nih, Millens? (Jaw, Kom/IB09/E05)