Kala Klepon Ikut Menentukan Perdamaian Indonesia-Malaysia

Kala Klepon Ikut Menentukan Perdamaian Indonesia-Malaysia
Klepon dilibatkan dalam perundingan perdamaian Indonesia-Malaysia. (Urbanicon)

Klepon yang manis jadi salah satu camilan wajib di Istana Negara. Bahkan, camilan ini ikut dilibatkan dalam pertemuan perdamaian Indonesia-Malaysia pada 1966 lalu. Wih.

Inibaru.id – Yakin deh, sebagai orang Indonesia, pasti pernah setidaknya sekali makan klepon. Yap, camilan dengan rasa manis dan kenyal ini memang enak. Tapi, kamu pernah menyangka nggak enaknya klepon bisa ikut menentukan perdamaian Indonesia-Malaysia?

Klepon adalah camilan dari tepung beras ketan yang diberi isian gula merah di dalamnya. Begitu kamu memakannya, akan terasa kenyal dan kemudian keluar lelehan gula merah yang manis sehingga membuat sensasi kenikmatannya semakin menjadi. Nggak disangka, klepon yang berasal dari Jawa ini juga sampai jadi alat diplomasi antar negara, lo.

Di dunia politik Indonesia, klepon sudah dikenal sejak Soekarno menjabat jadi presiden. Camilan ini harus ada di menu istana, Millens. Bisa dikatakan, hanya di zaman pemerintahan BJ Habibie saja klepon jarang dijadikan camilan yang sering disajikan di sana.

Nah, soal politik luar negeri, keterlibatan klepon bahkan sampai bisa jadi salah satu penentu perdamaian dari kedua negara bertetangga yang sampai sekarang sering bersaing dan berselisih layaknya saudara yang sering beda pendapat, Indonesia dan Malaysia. Hal ini terjadi pada 1966, lalu, Millens.

Saat itu, istilah “ganyang Malaysia” sedang ramai-ramainya di Indonesia. Agar suasana panas antara Indonesia dan Malaysia bisa mereda, pemimpin kedua negara akhirnya bertemu. Di pertemuan inilah, klepon dilibatkan.

Pertemuan perdamaian Indonesia-Malaysia. (watyutink)                                               
Pertemuan perdamaian Indonesia-Malaysia. (watyutink)                                               

Pertemuan yang diadakan di bulan Mei 1966 ini dihadiri oleh Presiden Soekarno dan Menteri Luar Negeri sekaligus Deputi Perdana Menteri Malaysia Tun Abdul Razak. Nama terakhir bertandang ke Tanah Air, tepatnya ke Istana Negara. Di acara ini, disajikan klepon dan onde-onde.

Menurut catatan Des Alwi di “Juru Damai Saudara Serumpun” yang diterbitkan Majalah Tempo pada 19 November 2007, disebutkan bahwa usai klepon dan onde-onde disajikan kepada Tun Abdul Razak, suasana jadi semakin cair. Perbincangan untuk mewujudkan perdamaian antar-kedua negara pun sepertinya bakal menghasilkan titik temu.

Puncak dari serangkaian pertemuan ini terjadi pada 11 Agustus 1966 di Bangkok, Thailand. Di sana, Tun Abdul Razak ditemui oleh perwakilan Indonesia, Adam Malik. Keduanya sepakat berdamai dan hubungan kedua negara pun kembali mesra.

Menariknya, hingga sekarang, klepon sering dibawa delegasi RI saat berkunjung ke luar negeri sebagai cara diplomasi kuliner. Di banyak festival Indonesia di luar negeri, klepon juga wajib disajikan.

Hm, menarik juga ya, Millens cerita klepon ini? (Wat/IB09/E05)