Diguyur Hujan Selama Dua Hari, Tiga Kecamatan di Kudus Terendam Banjir

Diguyur Hujan Selama Dua Hari, Tiga Kecamatan di Kudus Terendam Banjir
Ratusan rumah di Kudus dilanda banjir. (Tribun Jateng/Rifqi Gozali)

Intensitas hujan yang tinggi serta terbatasnya kapasitas saluran air dan sungai mengakibatkan banjir di Kabupaten Kudus. Sebanyak tiga kecamatan di Kudus terdampak banjir.

Inibaru – Tiga kecamatan di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah terendam banjir pada Sabtu (26/1/2019). Hujan yang mengguyur Kudus sejak Kamis (24/1) hingga Jumat (25/1) disinyalir menjadi penyebabnya. Selain itu, sejumlah tanggul yang jebol juga memperparah banjir di Kudus.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kudus Bergas Catursari Penanggungan mengatakan, tiga kecamatan yang terdampak banjir di antaranya Kecamatan Mejobo, Kaliwungu, dan Jati.

“Sementara ada tiga kecamatan yakni Mejobo diantaranya menerjang Desa Mejobo dan Temulus dengan ketinggian 20 hingga 70 sentimeter. Laporan dari Kepala Desa Temulus yang kami terima, jumlah jiwa yang terdampak mencapai tiga ribu jiwa lebih,” ungkapnya saat dihubungi Detik.com, Minggu (27/1).

Selain Kecamatan Mejobo, banjir juga terjadi di Kecamatan Jati yakni di Desa Jati Wetan, Jati Kulon, dan Pasuruhan Lor dengan kedalaman hingga 30 sentimeter. Selain rumah, banjir di Jati juga merendam 8 hektare area persawahan.

Sementara itu, di Kecamatan Kaliwungu, banjir menggenangi ratusan rumah warga di Desa Setro Kalangan dan Desa Banget. Banjir juga merendam tanaman padi yang baru saja ditanam warga.

Kepala Seksi Pelayanan Pemerintah Desa Temulus Noor Winoto menjelaskan, hingga kini belum ada warganya yang mengungsi. Ini karena banjir yang merendam Desa Temulus bisa surut dengan cepat.

“Saat ini masih bertahan, nanti kalau air sudah melebihi 1 meter baru pada mengungsi. Semoga cepat surut, agar kami bisa beraktivitas seperti biasanya lagi,” tambahnya.

Semoga daerah yang terkena banjir lekas surut, ya, Millens. (IB24/E04)