Lintasan Rel Belum Rampung, Kereta Bandara Solo Express Jadi Kereta Reguler

Kereta khusus Bandara Adi Soemarmo, Kereta Solo Express (Solex) sementara akan dioperasikan dengan rute tujuan Solo-Yogyakarta-Kutoarjo. Hal tersebut dilakukan lantaran lintasan rel kereta api menuju Bandara Adi Soemarmo belum rampung.

Lintasan Rel Belum Rampung, Kereta Bandara Solo Express Jadi Kereta Reguler
Kereta Solo Express. (Merdeka.com)

Inibaru.id – Setelah Jakarta, kini Solo memiliki kereta khusus bandara yang bernama Kereta Solo Express (Solex). Kereta tersebut rencananya bakal dioperasikan dari Stasiun Solobalapan menuju Bandara Adi Soemarmo, Solo. Namun, pengerjaan rel kereta api belum rampung sehingga PT Kereta Api Indonesia (KAI) menggunakan Kereta Solo Express (Solex) untuk melayani perjalanan reguler dengan rute tujuan Solo-Yogyakarta-Kutoarjo.

“Kereta buatan PT INKA itu sudah dikirim ke Solobalapan. Nah, daripada idle (menganggur) selama trek belum selesai, kita manfaatkan untuk jalur Solo-Kutoarjo," kata Manajer Hubungan Masyarakat PT KAI Daerah Operasi VI Yogyakarta Eko Budiyanto, seperti ditulis Viva.co.id, Jumat (11/5/2018).

Menurut Eko, rencana awal kereta itu dioperasikan pada Jumat (11/5) kemarin. Namun, rencana itu diundur karena Menteri Perhubungan, Direktur Utama PT KAI, dan Wali Kota Solo sedang sibuk sehingga menunggu waktu yang tepat untuk peluncurannya.

"Mohon maaf atas penundaan pengoperasian KA Solex, ternyata sedianya Pak Menhub, Pak Dirut dan Pak Wali Kota Solo belum bisa meresmikan karena waktunya sangat repot sekali," ujarnya.

Dengan kebijakan tersebut, KA Solex dapat menjadi pilihan alternatif bagi para penumpang KA Prameks yang nggak kebagian tiket, mengingat setiap hari permintaan tiket kereta jurusan Solo-Yogyakarta-Kutoarjo itu cukup tinggi. Bahkan, saking membludaknya penumpang KA Prameks, PT KAI sampai memanfaatkan kereta terusan yang melintasi jalur tujuan itu.

"Kapasitas angkut KA Prameks setiap hari mencapai 16 ribu orang. Biasanya yang tidak kebagian tiket menggunakan kereta terusan seperti KA Lodaya, KA Kahuripan, dan lainnya. Jadi nanti jika KA Solex beroperasi, diharapkan masyarakat yang kehabisan tiket Prameks bisa naik kereta itu," terang Eko.

Kendati begitu, tarif tiket KA Solex tentu lebih mahal daripada KA Prameks, yakni Rp 8000 per tiket. Ini karena tiket KA Solex tidak disubsidi pemerintah dan langsung menjadi tanggungan PT KAI. Selain itu, KA Solex adalah kereta baru yang mewah dan merupakan kereta khusus bandara yang tentunya lebih eksklusif dibanding kereta biasa.

Sebagai informasi, satu trainset Kereta Rel Diesel Elektrik (KRDE) ini terdiri atas empat gerbong. Di dalamnya terdapat 393 tempat duduk yang nyaman dan dilengkapi dengan dua layar televisi serta toilet di setiap gerbongnya.

Wah, enak nih, Millens. Bagi kamu yang pengin ke Yogyakarta dengan menumpang kereta dari Solo, KA Solex cocok buatmu. Eits, tapi siapkan juga ya dana lebih karena harga tiketnya lumayan mahal. He-he. (IB07/E04)