Jokowi Larang Mudik, Wali Kota Solo: Telat, Sudah Pada Pulang Kampung

Jokowi Larang Mudik, Wali Kota Solo: Telat, Sudah Pada Pulang Kampung
Masyarakat tetap pulang kampung meski dilarang pemerintah (Inibaru.id/ Triawanda Tirta Aditya)

Penetapan larangan mudik akhirnya resmi ditetapkan Presiden Joko Widodo, Selasa 21 April 2020. Namun, bagi Wali Kota Solo, keputusan ini sudah sangat terlambat.

Inibaru.id – Aktivitas mudik dinilai dapat meningkatkan penyebaran virus corona di kampung halaman. Imbauan larangan mudik yang beberapa waktu lalu ramai digaungkan pun kini sudah berganti menjadi penetapan kebijakan larangan mudik. Keputusan ini diungkap Presiden Joko Widodo pada Selasa (21/4/2020).

Sayangnya, kebijakan larangan mudik ini dianggap sudah sangat terlambat. Salah satu tokoh yang mengungkapkannya adalah Wali kota Solo FX Hadi Rudyanto. Rekan satu partai Jokowi ini mengatakan masyarakat sudah terlanjur pulang ke kampung halamannya masing-masing.

“Telat. Wis pada mudik kabeh, kok (sudah mudik semua kok),” kata Rudi, Rabu (4/22).

Tanggapan Rudi pun selaras dengan fakta dari data yang ada, Kementrian Perhubungan mengungkap hampir satu juta orang telah pulang kampung sejak awal Maret 2020 lalu.

Pemerintah Kabupaten Wonogiri melaporkan jumlah pemudik sebanyak 33 ribu orang, Klaten 19 ribu, Karanganyar 16 ribu, Boyolali 6 ribu, dan Sragen lebih dari 1.600 orang. Sementara itu, tercatat sudah seribu orang pulang ke Solo

Sejauh ini, pemerintah Kota Solo menerapkan prosedur yang ketat dalam menyambut pemudik. Pemudik yang menggunakan transportasi umum langsung dijemput di bandara, stasiun, dan terminal. Mereka langsung diisolasi di rumah karantina khusus pemudik di Graha Wisata Niaga.

Sementara itu, pemudik yang memakai kendaraan pribadi diminta untuk langsung melaporkan diri ke Ketua RT di kampung halaman dan memeriksakan diri ke Puskesmas terdekat.

Wali kota Solo FX Hadi Rudyanto (Timlo/M Ismail)
Wali kota Solo FX Hadi Rudyanto (Timlo/M Ismail)

Rudy juga sudah memutuskan untuk menutup akses jalan tol menuju Solo. Meskipun begitu, dia nggak yakin hal ini bisa menurunkan jumlah pemudik yang pulang ke Solo. Dia pun memohon TNI, Polri, dan para PNS untuk mematuhi larangan mudik.

Meski secara terang-terangan mengkritik kebijakan Jokowi yang dianggap terlambat, Rudy tetap menyambut keputusan ini dengan baik. Penetapan larangan mudik ini bisa membantu Pemkot melakukan tindakan tegas pada orang-orang yang tetap nekat pulang kampung.

“Kalau ada larangan begini kan lebih enak. Begitu ada pemudik yang masuk ke Solo langsung wajib masuk karantina,” ujarnya.

Pemerintah sudah melarang mudik, nih. Jadi, kamu nggak boleh pulang kampung saat Lebaran, Millens. Persiapan apa saja yang sudah kamu lakukan untuk Lebaran sendirian, nih? (Cnn/MG31/E07)