Jenazah Gadis di Probolinggo Hidup Lagi saat Dimandikan, Ini Penyebabnya!

Jenazah Gadis di Probolinggo Hidup Lagi saat Dimandikan, Ini Penyebabnya!
Ilustrasi: Perempuan meninggal. Kasus orang meninggal yang hidup lagi cukup langka, tapi bukan berarti nggak ada. (Gettyimages)

Gadis berusia 12 tahun dari Probolinggo hidup kembali saat jenazahnya dimandikan. Kerabat pun sangat terkejut dengan hal ini. Kira-kira apa ya penyebabnya?

Inibaru.id – Jenazah gadis berusia 12 tahun di Probolinggo, Jawa Timur, tiba-tiba hidup kembali saat akan dimandikan. Meski satu jam kemudian gadis tersebut kembali dinyatakan meninggal, kejadian nggak lazim ini pun sontak bikin masyarakat sekitar heboh.

Para kerabat yang tengah memandikan jenazah ini mengaku terkejut lantaran merasakan kembali denyut nadi gadis yang divonis meninggal akibat diabetes dan komplikasi lain tersebut. Mereka pun segera memanggil keluarga gadis.

Pihak keluarga kemudian memanggil tenaga medis. Namun, kendati sempat mendapatkan penanganan, dia kembali dinyatakan meninggal satu jam berselang. Masyarakat pun mengaitkannya dengan hal mistis. Namun, adakah penjelasan yang lebih ilmiah?

Perlu kamu tahu, kendati jarang terjadi, kejadian jenazah yang "bangkit dari kematian" semacam ini bukanlah yang pertama di dunia. Seorang perempuan di Johannesburg, Afrika Selatan, terbangun di kamar mayat setelah dinyatakan meninggal karena kecelakaan mobil pada 24 Juni 2018.

Terus, ada satu kasus yang cukup mengerikan terkait hal ini. Terjadi di  Asturias, Spanyol. seorang narapidana yang telah dinyatakan meninggal oleh tiga dokter, mendadak sadar tepat sebelum menjalani otopsi. Hii!

Sindrom Lazarus

Ilustrasi: Kisah
Ilustrasi: Kisah "bangkit dari kematian" mungkin saja terjadi di dunia.

Meski belum bisa dipastikan sepenuhnya, ada kemungkinan kejadian di Probolinggo ini dipicu oleh Sindrom Lazarus (Lazarus Syndrome) atau yang dikenal sebagai Return of Spontaneous Circulation (ROSC). Kondisi ini bisa dialami oleh penderita serangan jantung.

Sejak 1982 atau saat kali pertama sindrom ini dikenal dalam dunia kesehatan, baru ada 38 kasus yang terjadi di seluruh dunia. Meski begitu, ada kemungkinan kasus ini lebih besar dari yang tercatat, tapi nggak terlaporkan. 

Pakar kesehatan menyebut 82 persen kasus ROSC terjadi dalam waktu 10 menit usai pertolongan pertama Cardiopulmonary Resuscitaion (CPR) dihentikan. Bahkan, 45 persen pasien dengan kasus ROSC mengalami perbaikan kondisi sistem saraf dengan signifikan.

Ada beberapa penyebab mengapa jantung seseorang bisa berdetak kembali usai dinyatakan meninggal. Sebagai contoh, usai CPR dihentikan, tekanan masih terkumpul di dada sehingga memengaruhi fungsi jantung. Selain itu, efek obat membuat perubahan hormon pada jenazah orang yang sudah meninggal.

Kemungkinan lain yang bisa menyebabkan hal ini adalah hiperkalemia atau tingginya kadar kalium di dalam darah. Hal tersebut juga bisa membuat jantung kembali berdenyut, meski sebenarnya orang tersebut nggak bisa dianggap hidup kembali.

Kamu pernah mendengar informasi orang yang hidup kembali sebelumnya, Millens? Mm, sangat wajar kalau orang di sekitar gadis tersebut terkejut dan kaget sih. (Det/IB09/E03)