Jarang Digunakan, Twitter Bakal Hapus Fitur Geotag

Jarang Digunakan, Twitter Bakal Hapus Fitur <em>Geotag</em>
Twitter. (Congnghe)

Twitter bakal menghapus fitur Geotag atau menandai lokasi di cuitan. Penghapusan ini karena fitur tersebut jarang digunakan.

Inibaru.id – Fitur geotag atau menandai lokasi bakal dihapus dari kolom cuitan di Twitter. Fitur itu disebut sudah jarang digunakan sehingga akan dihilangkan. Berita tersebut disampaikan pihak Twitter melalui cuitannya di akun @TwitterSupport, Kamis (20/6).

“Kebanyakan orang nggak menggunakan lokasi tempat dalam kolom tweet. Jadi kami menghapus fitur ini demi menyederhanakan pengalaman nge-tweet,” tulis pihak Twitter dalam cuitannya.

Namun jangan khawatir, bagi pengguna yang ingin membagikan lokasinya, mereka masih bisa menggunakan fitur geotag dalam unggahan gambar.

“Anda masih bisa menambahkan lokasi Anda, tepat di kolom tweet dari kamera yang sudah kami perbarui. Ini membantu ketika Anda ingin membagi peristiwa secara langsung,” imbuhnya.

Fitur geotag dalam Twitter ditambahkan sejak 2009 karena saat itu pengguna mencari berita yang sedang hangat berdasarkan lokasi. Namun, karena perkembangan zaman, sekarang pengguna cenderung lebih memilih menggunakan hashtag atau tagar untuk mencari berita ter-update.

Kendati ada sejumlah pengguna yang kecewa karena fitur ini dihapus, para pengamat memuji tindakan yang dilakukan Twitter ini. Menurut laman MakeMac, Kamis (20/6) para pengamat memuji kebijakan tersebut karena fitur geotag dinilai mengancam privasi pengguna dan menjadi faktor awal dari kejahatan.

Nah, dengan menghapus fitur yang kurang efektif, diharapkan Twitter akan semakin memudahkan penggunanya. Sekarang nggak perlu menandai lokasi lagi ya, Millens. (IB18/E04)