Ikutan #AgeChallenge Boleh Aja sih, Tapi Ada Bahayanya, lo!

Ikutan <em>#AgeChallenge</em> Boleh Aja sih, Tapi Ada Bahayanya, lo!
Bahaya #AgeChallenge. (Instagram/bclsinclair)

Tagar "Age Challenge" semakin menyeruak di media sosial. Eh, tapi di balik keseruang tantangan itu, ada bahaya yang mengintai penggunanya, lo.

Inibaru.id – Sebuah tantangan berjuluk #AgeChallenge dari Face App viral akhir-akhir ini. Para warganet berbondong-bondong menyetor hasil fotonya yang mencerminkan masa tua nanti di media sosial. Sejumlah artis pun nggak ketinggalan meramaikan tantangan ini.

Namun, tantangan ini rupanya dibayang-bayangi ancaman serius, Millens. Yap, ancaman itu berupa penyalahgunaan data dari foto tersebut. Berikut bahaya menggunakan aplikasi pengubah wajah Face App.

Bisa Dijadikan Bahan Kejahatan

Executive Director SAFEnet Damar Juniarto mengatakan, data-data yang digunakan pengguna disimpan pembuat aplikasi dalam penyimpanannya. Jadi, segala informasi para pengguna sangat mungkin dipakai untuk kejahatan.

“Selain itu, karena saat mengaktifkan apps ini kita akan diminta akses ke data nomor kontak telepon, folder gambar, dokumen dan lain-lain sebetulnya behavioral, informasi pribadi lain akan ikut disimpan dalam repository tersebut,” ujar Damar seperti ditulis Kompas, Jumat (19/7/2019).

Tak hanya Face App, semua yang disimpan di ponsel pintar memiki kemungkinan besar diakses pembuat aplikasi. Jika informasi itu dimiliki orang lain tanpa diketahui pemiliknya, jelas akan sangat berisiko.

Bisa Disalahgunakan

Face App bisa menyebarkan, menyimpan, bahkan menjual foto pengguna untuk tujuan komersial meski foto tersebut telah dihapus. Kemungkinan tersebut tertuang dalam bagian persetujuan dan ketentuan pemakaian dari aplikasi FaceApp. Nah, pengguna biasanya mengabaikan bagian ini karena cenderung terburu-buru menekan tombol setuju supaya cepat bisa menggunakan aplikasinya.

Meski Telah Dihapus, Foto Menjadi Hak Milik Pengembang

FaceApp tetap bisa menyimpan fotomu di server meski kamu telah menghapusnya dari ponsel. Pihak developer FaceApp berdalih hal tersebut dilakukan untuk memenuhi “kewajiban hukum” tertentu. Namun, nggak dijelaskan kewajiban hukum apa dan di negara mana yang dimaksud.

Apapun aplikasinya, tetap berhati-hati dalam mengakses internet ya, Millens. Sebelum mengaktifkan atau memasang aplikasi baru, sebaiknya cermati dulu peraturannya sehingga kamu tahu datamu bakal dipakai untuk apa saja. Yuk, jadi pengguna aplikasi yang cerdas! (IB24/E04)