Jangan Salah Pakai, Ini Berbagai Jenis Masker yang Perlu Kamu Tahu
Masker penting untuk melindungi saluran pernafasan dari partikel-partikel berbahaya. (Go-dok)

Jangan Salah Pakai, Ini Berbagai Jenis Masker yang Perlu Kamu Tahu

Secara umum masker memiliki fungsi untuk menyaring debu atau partikel lain yang masuk lewat hidung. Nggak banyak diketahui ternyata ada beragam jenis masker jika dilihat dari fungsinya. Apa saja ya?

Inibaru.id – Kini menggunakan masker dalam kegiatan sehari-hari bukan hal yang asing. Apalagi, mewabahnya virus corona bikin masker jadi barang penting yang semakin dicari. Bahkan di Tiongkok, antrean panjang terjadi untuk mendapat masker yang dipercaya bisa melindungi dari virus yang tengah menyebar tersebut.

Nah, ternyata masker memiliki beragam jenis lo. Setiap jenis memiliki fungsi yang nggak sama, fungsi ini yang jarang diketahui bagi para pemakai masker. Berikut ini macam-macam masker berdasarkan fungsinya yang perlu kamu ketahui.

1. Masker Bedah        

Masker bedah. (Pexels)<br>
Masker bedah. (Pexels)

Masker jenis ini memiliki warna biru atau hijau yang pasti nggak asing lagi karena sudah sering kamu temui. Masker yang bisa kamu beli di apotek ini dirancang dengan ukuran longgar untuk menjaga agar tetesan partikel atau tetesan air seseorang nggak masuk ke mulut pemakai. Efisiensi penyaringan masker bedah sebesar 80 persen.

2. Masker Gas

Masker gas guna melindungi dari zat bahan kimia. (Moedah)
Masker gas guna melindungi dari zat bahan kimia. (Moedah)

Seperti namanya, masker gas digunakan untuk menyaring partikel gas dari bahan kimia tertentu. Biasanya dipakai oleh petugas khusus yang bekerja di laboratoriun kimia, pengelasan besi, tukang cat, hingga petugas pemadam kebakaran. Fungsi utamanya melindungi sistem pernafasan dari zat kimia berbahaya.

3. Masker N95

Masker N95 untuk melindungi dari partikel berbahaya. (Shutter Stock)
Masker N95 untuk melindungi dari partikel berbahaya. (Shutter Stock)

Fungsi dari masker N95 adalah untuk menyaring partikel-partikel berbahaya, khususnya yang berbentuk debu, kotoran, serta patogen berdiameter 0,3 mikron. Tingkat efisiensi penyaringan jika digunakan dengan tepat sebesar 95 persen. Sayangnya masker jenis ini nggak bisa untuk menyaring uap atau gas dan boleh digunakan nggak lebih dari delapan jam saja.

4. Masker N99 dan N100

Masker N95 bisa melindungi pemakainya dari kuman/bakteri. (Jakartanotebook)
Masker N95 bisa melindungi pemakainya dari kuman/bakteri. (Jakartanotebook)

Masker N99 dan N100 ini masing-masing punya tiga lapisan. Petama untuk menyaring partikel kasar seperti debu serta pasir. Kedua lapisan tengah untuk menyaring partikel lain yang lebih kecil. Ketiga lapisan dalam untuk melindungi saluran pernafasanmu dari gas dan senyawa organik yang gampang menguap.

5. Masker P95

Masker P95. (Youtube/Sterling W)
Masker P95. (Youtube/Sterling W)

Bagi kamu yang bekerja di wilayah mengandung gas yang diakibatkan dari minyak, memakai masker P95 bisa menjadi pilihan yang tepat untuk melindungi pernafasanmu. Sebab masker jenis ini dapat menyaring partikel yang mengandung minyak. Seperti solar, bensin, minyak tanah, hingga minyak goreng. Masker ini dapat dipakai selama 40 jam.

6. Masker Pitta

Masker pitta sering dipakai masyarakat Korea dan Jepang. (Air-dragon)<br>
Masker pitta sering dipakai masyarakat Korea dan Jepang. (Air-dragon)

Masker pitta punya bentuk yang modis dan menarik. Makanya masker ini bisa dibilang lebih bergaya daripada jenis masker lainnya. Sayangnya, masker pitta nggak punya lembaran penyaring, fungsinya hanya untuk menghalau debu dan partikel lain yang cukup besar. Kebanyakan dipakai oleh masyarakat Korea dan Jepang.

Setelah tahu jenis-jenis masker, jangan lupa sesuaikan pemakaian masker sesuai dengan kebutuhanmu ya, Millens(MG26/E06)