Jangan Hanya Keliling Dunia, Millenials Juga Harus Mulai Berpikir Beli Rumah!

Lima tahun lagi, generasi milenials diprediksi terancam nggak bakal mampu membeli rumah karena harganya yang melambung terlalu tinggi. Jadi, harus gimana?

Jangan Hanya Keliling Dunia, Millenials Juga Harus Mulai Berpikir Beli Rumah!
Generasi Millenials pun kini harus memikirkan untuk membeli rumah. (Fibrianto.com)

Inibaru.id – Demi memenuhi media sosial dengan foto-foto yang bagus, generasi millenials kini lebih suka menghabiskan pendapatannya demi berkeliling ke berbagai tempat. Sementara itu, untuk kebutuhan rumah tinggal, mereka belum tertarik untuk memenuhinya karena menganggapnya sebagai hal yang nggak mendesak. Apakah itu salah? Entahlah! Itu pertanyaan klise.

Namun, gimana kalau kita ganti dengan pertanyaan: Kapan kamu bisa beli rumah sendiri, Millens? Kita tahu membeli rumah kian sulit. Harganya terus melambung tinggi. Harga itu besar kemungkinan akan terus naik hingga entah kapan.

Ada satu fakta menarik nih. Seperti ditulis Kompas.com, Jumat (26/1/2018), lima tahun lagi, generasi millenials terancam nggak bakal mampu membeli rumah. Kenapa? Pengamat properti Ali Tranghanda dari Indonesia Property Watch mengungkapkan, ini karena harga properti yang hingga saat ini terus menanjak.

Baca juga:
Perawat Terduga Pelaku Pelecehan Tertangkap
Bikin Kaget, Jalan Tol di Amerika Serikat Diguyur “Hujan Duit”

Milenial harus mulai berubah, kalau terus mementingkan gaya hidup saja, nanti tidak akan mampu membeli rumah,” terang Ali.

Menurut dia, pendapatan generasi millenials di Ibukota sejatinya cukup tinggi, bisa mencapai Rp 7,5 juta setiap bulannya. Angka ini sangatlah tinggi jika dibandingkan dengan pendapatan generasi millenials di daerah lain. Nah, dengan pendapatan setinggi itu, lanjutnya, sepertiganya sebenarnya bisa disisihkan untuk membayar cicilan rumah yang "hanya" Rp 2,5 juta per bulan.

Untuk saat ini, kita memang masih memungkinkan untuk membeli rumah seharga Rp 300 juta-an. Itupun di pinggiran kota. Sementara kalau peingin membeli rumah di Jakarta, harga paling murah adalah apartemen yang harganya berkisar di angka Rp 500 juta-an.

Kita pun pada akhirnya memilih untuk tinggal di kos-kosan jika pengin tetap tinggal di Ibukota atau nggak bisa menjaga gaya hidupnya yang hedonis. Alhasil, pendapatan yang sebenarnya cukup untuk membeli rumah akhirnya terbuang percuma hanya untuk membiayai gaya hidupnya.

Baca juga:
Gempa Guncang Banten Berturut-turut dalam Empat Hari
"Perang Saudara" di Semi-Final Indonesia Masters

Anak muda yang menabung saja belum tentu bisa mendapatkan rumah dengan mudah melihat cepatnya kenaikan harga rumah dan properti lainnya di Tanah Air, apalagi mereka yang lebih memilih untuk menerapkan gaya hidup hedonis? Bisa jadi selamanya mereka akan kesulitan untuk membeli rumah.

Melihat adanya fakta ini, Millens sebaiknya mulai berpikir untuk rajin menabung agar bisa membiayai DP rumah. Demi masa depan lo ini. (AW/GIL)