Jangan Diteruskan, 5 Kebiasaan Memakai Masker Ini Ternyata Salah

Jangan Diteruskan, 5 Kebiasaan Memakai Masker Ini Ternyata Salah
Ilustrasi menggunakan masker. (Inibaru.id/Triawanda Tirta Aditya)

Panduan terbaru dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mewajibkan semua orang untuk mengenakan masker saat berada di tempat umum. Namun, masih banyak orang yang salah memakai masker. Apa saja ya kesalahan yang sering dilakukan tersebut?

Inibaru.id - Ditengah pandemi virus corona, penggunaan masker yang benar menjadi salah satu cara untuk memutus rantai penyebaran virus. Namun, ternyata banyak orang yang melakukan kesalahan saat memakainya.

Mengingat dampak dari virus corona sangatlah berbahaya. Kamu sebaiknya nggak lagi melakukan kesalahan memakai masker seperti sebagai berikut.

Masker Hanya Menutup Bagian Mulut

Masih banyak orang yang memakai masker untuk menutupi mulutnya saja. (Inibaru.id/Triawanda Tirta Aditya)
Masih banyak orang yang memakai masker untuk menutupi mulutnya saja. (Inibaru.id/Triawanda Tirta Aditya)

Kesalahan pertama yang sering dilakukan yakni masker hanya menutup bagian mulut saja. Banyak orang lupa untuk menarik masker ke atas guna menutup hidung dan menarik masker ke bawah untuk menutup bagian dagu.

Ternyata, pemasangan masker seperti ini dapat menimbulkan risiko penularan penyakit lo, Millens.  Sebab, jika bagian hidung dan dagu nggak ditutup, dapat menjadi jalur masuk udara dan virus.

Mengalungkan Masker di Leher

Ilustrasi mengalungkan masker di leher. (Kompas/ Markus Yuwono)
Ilustrasi mengalungkan masker di leher. (Kompas/ Markus Yuwono)

Kesalahan kedua yang sering dilakukan adalah mengalungkan masker. Kalau virus menempel pada pakaian, wajah atau tubuhmu, kemudian masker yang kamu pakai mengenai barang-barang tersebut, hal tersebut bisa menjadi masalah kan, Millens?

Berhati-hatilah kalau mengenakan dan melepas masker, Millens. Kalau sedang nggak dipakai, tempatkan maskermu di tas ziplock atau area terpisah agar virus nggak mencemari permukaan benda lain yang kamu pakai.

Sering Memegang Masker

Masih banyak orang terbiasa memegang bagian luar masker. (Inibaru.id/Triawanda Tirta Aditya)
Masih banyak orang terbiasa memegang bagian luar masker. (Inibaru.id/Triawanda Tirta Aditya)

Kalau kamu sering memegang maskermu saat digunakan, mulai sekarang berhentilah melakukannya. Terlebih kalau kamu belum cuci tangan. Sebab, memegang bagian luar masker yang sedang kamu pakai dapat meningkatkan risiko kontaminasi virus, lo.

Selain itu, bisa jadi virus yang sebelumnya hanya menempel di masker berpindah ke tanganmu. Kalau setelahnya kamu pegang-pegang muka dengan tangan yang sudah kotor terebut, virus pun akan masuk ke dalam tubuhmu. 

Terlalu Lama Memakai Masker

Masker ternyata nggak boleh digunakan terlalu lama. (Inibaru.id/Triawanda Tirta Aditya)
Masker ternyata nggak boleh digunakan terlalu lama. (Inibaru.id/Triawanda Tirta Aditya)

Kalau kamu enggan mengganti maskermu yang telah digunakan berjam-jam bahkan seharian, mulailah untuk mengubah kebiasaan itu. WHO merekomendasikan untuk mengganti masker setiap empat jam sekali atau ketika masker sudah basah.

Masker yang sudah terlalu lama dipakai nggak lagi efektif untuk menyaring udara lo, Millens. Selain itu, menggunakan masker yang terlalu lama dan basah juga dapat meningkatkan risiko terinfeksi virus dan bakteri.

Masker Nggak Dibersihkan Dengan Benar

Ilustrasi menjemur masker. (iStock)
Ilustrasi menjemur masker. (iStock)

Kalau sebelumnya masker sudah digunakan, sebaiknya kamu ganti dengan yang baru. Kalau masker yang kamu pakai adalah masker kain, cuci dulu dengan bersih sebelum memakainya kembali.

Masker kain bisa dicuci dengan menggunakan mesin cuci dan sabun. Namun, kalau kamu mencucinya dengan tangan, beri perhatian ekstra atau kucek lebih lama ya, Millens!

Pastikan kamu nggak melakukan kesalahan-kesalahan saat memakai masker agar fungsinya tetap efektif ya. Semoga kita semua selalu sehat, Millens. (Cnn/IB24/E07)