Jamin Keamanan Kerja, Pemkot Semarang Beri Bantuan Alat Kesehatan ke 7 Rumah Sakit

Jamin Keamanan Kerja, Pemkot Semarang Beri Bantuan Alat Kesehatan ke 7 Rumah Sakit
Perwakilan rumah sakit di Kota Semarang menerima bantuan dari Pemkot Semarang. (Inibaru.id/ Audrian F)

Tujuh rumah sakit di Semarang mendapat bantuan alat kesehatan dari pemerintah kota. Bantuan tersebut mencakup APD, masker, sarung tangan, dan safety box.

Inibaru.id - Perkakas penunjang tenaga medis penanganan covid-19 terus dipasok oleh Pemerintah Kota Semarang. Senin (13/4), Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi memberikan bantuan kepada tujuh rumah sakit di Kota Semarang.

Ketujuh rumah sakit tersebut adalah RSUD KRMT Wongsonegoro, Rumah Sakit Tentara Bhakti Wira Tamtama, Rumah Sakit Bhayangkara, Rumah Sakit Panti Wilasa, Rumah Sakit Roemani, Rumah Sakit Nasional Diponegoro, dan Rumah Sakit William Booth.

Rincian bantuan yaitu 2000 APD, 1000 masker bedah, 20 ribu sarung tangan serta 14 safety box.

Hendi mengatakan bantuan tersebut berasal dari donasi, para pengusaha dan stok milik Dinas Kesehatan. Dia berharap akan ada bantuan lanjutan apabila pesanan APD yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kota Semarang terpenuhi.

“Begitu pun juga seiring dengan donatur yang terkumpul,” jelas Hendi.

Bantuan ini, kata Hendi, masih tahap pertama, akan ada bantuan lagi di tahap selanjutnya. (Inibaru.id/ Audrian F)<br>
Bantuan ini, kata Hendi, masih tahap pertama, akan ada bantuan lagi di tahap selanjutnya. (Inibaru.id/ Audrian F)

Sementara untuk produksi, Hendi menyatakan kalau di banyak pihak di Kota Semarang yang saling membantu dalam produksi alat penunjang tenaga kerja medis Covid-19. Mulai Balai Latihan Kerja (BLK), pabrik garmen, hingga desainer sekelas Anna Avantie juga ikut membantu pengadaan APD ini.

Berkat banyaknya sokongan, menurut Hendi, kelangkaan APD di Kota Semarang bisa teratasi termasuk masker. Sekarang, banyak UMKM di Semarang ikut bergerak memproduksinya.

“Semua orang saat ini sudah saling berkreasi. Semoga ke depan, nggak ada lagi kelangkaan APD atau masker,” tandas Hendi.

Semoga nggak ada lagi kelangkaan APD dan masker untuk tenaga medis ya, Millens. (Audrian F/E05)