Jalan Panjang Stefano Lilipaly Menuju Bali United

Jalan Panjang Stefano Lilipaly Menuju Bali United
Stefano Lilipaly saat bermain untuk SC Cambuur. (Bola101)

Sebelum menjadi bagian dari Bali United, Stefano Lilipaly menempuh jalan yang cukup berliku, mulai dari bermain di sejumlah klub di Belanda hingga ke Jepang.

Setahun penuh membela Bali United, Stefano Lilipaly dikabarkan akan membela klub ibukota, Persija Jakarta. Namun, kabar itu segera ditampik CEO Bali United Yabes Tanuri. “Kontraknya masih dua musim,” tegasnya.

Nama Stefano Lilipaly belakangan memang santer dikabarkan bakal hengkang dari Pulau Dewata menuju Ibukota setelah lelaki 28 tahun itu bersama sang anak, Jax, kedapatan merekam parade perayaan Persija Jakarta kala menjuarai Liga 1 2018 beberapa waktu lalu.

Ya, siapa yang nggak pengin memiliki jasa pesepakbola kelahiran Arnhem, 10 Januari 1990, itu? Di Indonesia, Lilipaly adalah bintang lapangan hijau.

Lelaki yang mengidolakan legenda Spanyol Andrés Iniesta itu telah mengenal si kulit bundar sejak level junior dengan menjadi bagian dari DCG, Az Alkmar, dan Utrecht FC.

Bersama Utrecht, Lilipaly menjuarai Piala KNVB (Belanda) Junior musim 2009/2010. Pada 2011, bersama tim yang bermarkas di Stadion Galgenwaard itu, dia kemudian menjajaki karier seniornya. Saat itu, Lilipaly berusia 21 tahun.

Setahun berselang, Lilipaly menyeberang ke Almere City yang kala itu berlaga di Eerste Divisie (Liga 2 Belanda). Di klub yang berdiri pada 2001 itu, gelandang serang tersebut tampil sebanyak 39 kali dan mencetak 2 gol.

Pada Maret 2014, Lilipaly pindah ke J League Division 2, Consadole Sapporo. Namun, pada penghujung tahun, pemain yang pernah mewakili Tim U-15 hingga U-18 Belanda itu ditransfer ke Persija Jakarta.

Saat pindah ke Liga Indonesia, Lilipaly bukanlah nama asing bagi penggemar sepak bola Tanah Air.

Pada Januari 2011, dia sempat dipanggil Badan Tim Nasional (BTN) PSSI untuk mengikuti seleksi Timnas U-23 Indonesia untuk berlaga di Sea Games 2011 dan kualifikasi Olimpiade 2012, tapi batal karena belum pulih dari cedera.

Kemudian, lantaran masalah administrasi, Lilipaly juga gagal berlaga melawan Arab Saudi. Kala itu, timnas Indonesia yang dikepalai Rahmad Darmawan tengah berjuang dalam laga kualifikasi Piala Asia.

Lilipaly mengawali debut resmi timnas pada 14 Agustus 2013. Kala itu Indonesia menghadapi Filipina. Berakhir dengan kemenangan 2-0, pesepak bola berpostur 175 sentimeter itu menyumbangkan 1 asis.

Kian moncer, gol perdana Lilipaly untuk Tanah Air dicetaknya dalam duel melawan Singapura di Piala AFF 2016. Menjadi gol penentu, timnas kemudian lolos ke babak semi-final. Di babak itu, dia kembali mencetak gol ke gawang Vietnam sekaligus menjadikan Indonesia sebagai finalis Piala AFF 2016.

Kala itu, Lilipaly sudah bukan lagi pemain Persija Jakarta. Dia kembali bermain untuk klub Belanda Telstar SC setelah Persija memutus kontrak pemain flamboyan tersebut pada 2015.

Dua tahun kemudian, Lilipaly pindah ke SC Cambuur, sebelum jatuh ke pangkuan Bali United. (IB04/E03)